News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Shohei Matsunaga? Eks Gelandang Persib Bandung itu Kini Beralih Profesi jadi Pekerja Kantoran

Yuk intip kisah Shohei Matsunaga, mantan geladang Persib Bandung yang kini ternyata beralih profesi. Simak selengkapnya!
Selasa, 16 Desember 2025 - 08:00 WIB
Mantan pemain Persib Bandung, Shohei Matsunaga
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

tvOnenews.com - Nama Shohei Matsunaga tentu tak asing bagi pencinta sepak bola Indonesia, khususnya Bobotoh Persib Bandung.

Pemain asal Jepang ini pernah menjadi bagian dari Liga Indonesia selama hampir satu dekade, sebelum akhirnya gantung sepatu pada 2020 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Enam tahun setelah meninggalkan lapangan hijau Indonesia, Shohei Matsunaga kembali mencuri perhatian.

Bukan karena comeback sebagai pemain atau pelatih, melainkan karena langkah hidup barunya yang terbilang tak terduga.

Eks pemain Persib Bandung itu dikabarkan kembali ke Tanah Pasundan dengan status yang sama sekali berbeda.

Shohei Matsunaga disebut telah beralih profesi secara total.

Bukan menjadi pelatih atau bagian dari dunia sepak bola, ia justru terlihat menjalani kehidupan sebagai pekerja kantoran di Bandung.

Informasi tersebut pertama kali mencuat lewat unggahan akun Instagram @infokabupatenbandung.

Dalam unggahan itu, Matsunaga tampak mengenakan kemeja putih, celana kain hitam, serta sepatu putih, jauh dari citra seorang pesepak bola profesional.

“Dia saat ini bekerja di salah satu perusahaan ternama di kawasan Bandung Timur dan dipercaya menduduki jabatan penting di perusahaan tersebut,” tulis akun @infokabupatenbandung dikutip Selasa (20/8/2024).

Sayangnya, identitas perusahaan tempat Shohei Matsunaga bekerja belum diungkap secara detail. 

Langkah hidup baru ini semakin menarik jika menilik perjalanan karier Shohei Matsunaga sebelumnya.

Ia resmi gantung sepatu pada Agustus 2020, setelah sembilan tahun berkarier di Liga Indonesia.

Keputusan pensiun itu diumumkan langsung melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, Matsunaga mengenang perjalanan panjangnya bersama klub-klub Indonesia yang pernah ia bela, mulai dari Persiba Balikpapan, Gresik United, Persela Lamongan, PSMS Medan, hingga Persib Bandung dan PSIS Semarang sebagai klub terakhirnya pada 2019.

“Saya memutuskan untuk gantung sepatu. Saya merasakan banyak kenangan manis dan buruk. Tetapi, saya sangat bahagia karena bisa bemain di Indonesia selama 9 tahun di stadion yang selalu dipenuhi oleh pendukung,” tulis Shohei Matsunaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengungkapkan betapa Indonesia telah menjadi bagian besar dalam hidupnya, bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga keluarga.

“Banyak orang yang tahu Shohei Matsunaga sehingga ke manapun saya pergi saya dimintai berfoto. Saya sangat bahagia. Karena saya menikah di Indonesia, kedua anak saya lahir di Indonesia, saya sangat sedih harus meninggalkan Indonesia,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT