News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Imran Nahumarury? Pilar Persija Jakarta yang Membelot ke Persib Bandung Pakai Jet Pribadi

Imran Nahumarury masih berkiprah di dunia sepak bola Indonesia hingga saat ini. Namun, setelah gantung sepatu jadi pemain, kini ia berprofesi sebaga pelatih.
Minggu, 14 Desember 2025 - 21:28 WIB
Imran Nahumarury saat di PSSI Baretti dan Persib Bandung
Sumber :
  • Instagram/imran_nahumarury | X/historyofpersib

tvOnenews.com - Masih ingatkah Anda dengan sosok Imran Nahumarury? Ia merupakan salah satu legenda sepak bola Indonesia yang belum lama ini mendapat sorotan negatif.

Pada Juni 2025 lalu, Imran bersama eks skuad PSSI Primavera (1993-1994), Yeyen Tumena, dipecat oleh Malut United.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia dipecat bersama Yeyen Tumena yang berstatus sebagai direktur teknik (dirtek) karena dugaan pelanggaran berat yang mencoreng integritas, termasuk isu setoran dana dari pemain agar bisa dimainkan hingga pemotongan gaji pemain.

Imran Nahumarury
Imran Nahumarury
Sumber :
  • Instagram/imran_nahumarury

Jauh sebelum bertransformasi sebagai pelatih, Imran Nahumarury lebih dulu memulai kiprahnya di sepak bola nasional sebagai salah satu pemain yang diberangkatkan ke Italia dan tergabung dalam proyek PSSI Baretti.

Seperti apa perjalanan karier Imran Nahumararury yang dimulai dari tahun 90-an hingga kini menjadi pelatih?

 

1. Imran Nahumarury dikirim ke Italia dalam proyek PSSI Baretti

 

PSSI Baretti adalah proyek lanjutan dari PSSI Primavera (1994), sebuah "Super Team" yang dijalankan oleh Nirwan Bakrie, dimana saat itu ia masih memiliki jabatan penting di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sama seperti Primavera, dalam proyek Baretti sejumlah pemain-pemain muda Indonesia dikirim ke Italia untuk berlatih hingga berkompetisi di liga junior Italia (Lega Calcio). Saat itu, Liga Italia masih sangat subur dan menjadi primadona.

Meski hasilnya tak secemerlang Primavera, dan dibubarkan setelah dianggap kurang berhasil, tapi PSSI Baretti melahirkan beberapa nama, salah satunya Imran Nahumarury.

Berlatih dan punya pengalaman di Italia, membuat Imran menjadi salah satu jebolan terbaik dari PSSI Baretti.

 

2. Dari Persija Jakarta ke Persib Bandung dijemput pakai jet pribadi

Imran Nahumarury (yang dilingkari merah) saat berseragam Persija Jakarta dan Persib Bandung
Imran Nahumarury (yang dilingkari merah) saat berseragam Persija Jakarta dan Persib Bandung
Sumber :
  • persija.id | X/historyofpersib

Setelah PSSI Baretti dibubarkan, Imran sempat bermain untuk PSB Bogor (1996) dan Persikota Tangerang (1998). Hingga akhirnya ia pun menjadi salah satu pilar penting di  lini tengah Persija Jakarta, dimana kariernya dimulai bersama Macan Kemayoran sejak tahun 2000 silam.

Pada tahun 2001, pria asal Tulehu, Maluku tersebut sukses memberikan gelar juara Liga Indonesia bagi Persija Jakarta, setelah mencetak 1 gol dan mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-2 dalam babak final.

Imran membela klub ibu kota tersebut hingga tahun 2003. Selama bermain dengan Persija, Imran tercatat  mencetak 15 gol dalam 79 penampilan.

Setelah itu, pada tahun 2004 ia kemudian mengambil keputusan mengejutkan dengan membelot ke rival bebuyutan Persija, yakni Persib Bandung.

Keputusannya saat itu tentu saja cukup mengejutkan banyak pihak, tak terkecuali Jakmania.

Apalagi tersiar kabar juga bahwa sebuah pesawat jet pribadi menjemput Imran Nahumarury kala itu untuk menandatangani kontrak bersama Maung Bandung.

 

3. Dipecat dari Malut United, kini berlabuh ke Persela Lamongan

Imran Nahumarury saat menjadi pelatih Malut United
Imran Nahumarury saat menjadi pelatih Malut United
Sumber :
  • Instagram/imran_nahumarury

Pada Juni 2025 lalu, Manajemen Malut United memecat Imran dari jabatannya sebagai pelatih klub tersebut.

Tak hanya Imra, nama Yeyen Tumena yang pernah menjadi jebolan PSSI Primavera dan saat itu berstatus sebagai dirtek Malut United, ikut dipecat,

Keduanya dipecat lantaran melakukan sejumlah pelanggaran berat, seperti adanya praktik meminta uang kepada pemain jika ingin dimainkan, uang pemberangkatan umroh pemain yang ditilap, hingga dugaan pemotongan gaji pemain asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dipecat Malut United, Imran ditunjuk sebagai pengganti Aji Santoso untuk memimpin Persela Lamongan di ajang Championship League 2025/2026, efektif per Desember 2025.

Target yang diembannya pun jelas, yakni membawa tim tersebut promosi ke Super League musim berikutnya. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT