News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Bojan Hodak, Persib Pernah Terpuruk di Bawah Nahkoda Pelatih Kroasia, Masih Ingat Drago Mamic?

Sebelum Bojan Hodak, Persib Bandung pernah ditukangi pelatih Kroasia lainnya yaitu Drago Mamic. Masih ingatkan bobotoh dengan sosoknya? Begini kisahnya.
Rabu, 10 Desember 2025 - 15:48 WIB
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak saat memberikan briefing kepada para pemain
Sumber :
  • persib.co.id

tvOnenews.com - Bojan Hodak kini dikenal sebagai pelatih asing yang sukses membawa Persib Bandung meraih prestasi gemilang.

Namun, sebelum Hodak, Persib pernah dibesut pelatih Kroasia lain, Drago Mamic, yang datang dengan segudang prestasi internasional tapi gagal membawa Maung Bandung bersaing di papan atas Liga Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti apa kiprah eks pelatih Persib, Drago Mamic? Simak kisahnya disini selengkapnya!

Eks Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic
Eks Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic
Sumber :
  • X @Aher

Sejarah Pelatih Asing di Persib

Perjalanan pelatih asing di Persib dimulai dengan Darko Janackovic asal Serbia pada 2010 untuk Inter Island Cup. Namun, janji besar itu tak berlangsung lama, karena Darko mundur sebelum Liga 1 dimulai.

Jovo Cuckovic, asisten Darko, menggantikan sementara, tetapi juga harus mundur setelah gagal membawa Persib tampil apik, hanya meraih empat poin dari enam laga.

Daniel Roekito kemudian ditunjuk sebagai pelatih kepala untuk musim 2010/2011, namun hanya mampu membawa Persib finis di posisi tujuh dengan 39 poin dari 28 laga.

Setelah Roekito gagal mengangkat prestasi, manajemen menunjuk Drago Mamic sebagai harapan baru.

Drago Mamic: Prestasi Gemilang Sebelum Persib

Eks Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic
Eks Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic
Sumber :
  • X @simamaung

Sebelum menukangi Persib, Drago Mamic memiliki catatan impresif.

Ia menukangi Dalian Shide di China dari 1999–2022 dan berhasil meraih enam trofi, termasuk tiga gelar Liga China, satu Piala China, dan dua Cuper Cup Liga China.

Selain itu, Mamic membawa Sabah FC ke semifinal Piala Malaysia 2007 dan memenangkan IFA Shield 2011 bersama Chrucill Brother FC di India.

Dengan rekam jejak internasional ini, ekspektasi terhadap Mamic saat datang ke Persib sangat tinggi.

Sayangnya, di Liga Indonesia, Mamic gagal memenuhi target manajemen.

Persib hanya mampu mengemas 25 poin dari 17 laga putaran pertama musim 2011/2012: tujuh menang, empat imbang, enam kalah.

Tekanan besar akhirnya membuat Mamic mundur, dan posisi pelatih diambil alih oleh Robby Darwis. Persib menutup musim di posisi delapan dengan 49 poin.

Bojan Hodak: Kebangkitan Persib 2023–2025

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Sumber :
  • persib.co.id

Berbeda dengan Mamic, Bojan Hodak berhasil menorehkan prestasi luar biasa sejak ditunjuk pada pertengahan musim 2023/2024.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT