Desas-desus Penyebab Bentrokan Oknum Suporter Persib Bandung dan PSIM Pecah di Yogyakarta, Begini Faktanya
- Istimewa
tvOnenews.com - Kabar kericuhan antara oknum suporter Persib Bandung, Bobotoh dan PSIM Yogyakarta, Brajamusti kini menggemparkan media sosial.
Video bentrokan kubu suporter Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta mendadak trending di media sosial.
Kerusuhan kedua kubu suporter tersebut terekam seusai pertandingan Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta.
Adapun pertandingan mempertemukan Persib dijamu PSIM Yogyakarta telah digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025).
Hasil laga yang berlangsung pada pukul 15.30 WIB, PSIM selaku tuan rumah harus berbagi poin dengan Persib Bandung skor 1-1.
- Persib
Kedua gol tersebut dicetak penyerang asing PSIM, Ze Valente (64') dan pemain asing Persib, Patricio Martin Matricardi pada menit (90+6').
Walau begitu, Persib sebenarnya mempunyai dua peluang melalui tendangan di titik kotak penalti.
Namun dua tendangan penalti tersebut tidak berakhir sempurna, sehingga hanya merebut satu poin di kandang PSIM.
Hasil ini membuat Persib harus bercokol di posisi ketujuh dalam papan klasemen dengan menorehkan 3 poin.
Sementara, PSIM Yogyakarta lebih unggul telah membukukan 4 poin dan bertengger di posisi keenam.
Setelah pertandingan berakhir, sayangnya publik dihebohkan mendapat kabar adanya bentrokan antara suporter Persib dan PSIM.
Polisi menyampaikan pemicu bentrokan ini bermula di area Terminal, Ngabean, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada malam hari.
Namun begitu, kericuhan ini dengan cepat langsung meluas ke berbagai ruas jalan di Yogyakarta.
Insiden amukan dari suporter tuan rumah tak terbendung, kemudian Bobotoh berusaha melindungi diri hingga kendaraan ditumpangi akibat telah dikepung massa.
Berdasarkan rekaman video yang merebak di media sosial, laporan bentrokan kedua suporter ini membuat satu bus dan satu elf hancur.
Melalui rekaman video lainnya, satu bus terlihat aman setelah masuk ke area Polsek Gamping Sleman.
Bobotoh yang away ke Yogyakarta, ada yang mengenakan bus, mobil pribadi, hingga kereta api.
Usut punya usut, semua alur transportasi baik yang menggunakan bus hingga kereta api menjadi sasaran amukan suporter PSIM.
Pasalnya, ada sebuah rekaman video memperlihatkan penjaga stasiun berusaha melindungi seorang Bobotoh yang diamuk massa.
Apalagi, berdasarkan keterangan yang diterima, ada yang berusaha membakar bus ditumpangi Bobotoh.
Bobotoh yang di dalam harus berlindung di balik kursi bus akibat tak bisa melawan amukan oknum suporter tuan rumah.
Kemudian, dalam video lainnya, bentrokan oknum kedua kubu suporter tersebut juga membuat suasana di Jalan Malioboro berubah mencekam.
Adapun penyebab atau cikal bakal awal mula bentrokan kedua kubu suporter tersebut memiliki berbagai versi.
Menurut salah satu akun fanbase Instagram PSIM Yogyakarta dengan user @ykcrazyfootball, kronologi kericuhan ini bermula dari suporter tim tamu.
"Yang tanya kronologi, mereka ada yang bawa s*j*m terus ricuhin akamsi, buat bocor kepala orang di Malioboro, sampai korban harus dirawat di RS hingga saat ini," tulis @ykcrazyfootball ditampilkan lewat unggahan Instagram @lambeturah_bola02 dikutip, Senin (25/8/2025).
Menurut versi dari kubu suporter tim tamu di media sosial, pendukung Persib Bandung yang paling dirugikan akibat luapan emosi suporter tim tuan rumah.
Luapan emosi ini tak lepas atas hasil seri pada pertandingan PSIM menjamu Persib Bandung.
Humas Polda DIY dalam keterangan resminya melaporkan, kericuhan kedua kubu suporter telah berakhir.
"Seluruh wilayah yang sempat terjadi kericuhan kini telah diamankan oleh jajaran Polda DIY," demikian keterangan resmi dari Humas Polda DIY.
Satuan Brimob Polda DIY juga membuat laporan resmi bahwa, situasi yang sempat mencekam kini kembali kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum membeberkan jumlah korban yang terdampak akibat kedua kubu suporter mencekam.
(hap)
Load more