Duhulu Dihujat Netizen, Begini Perbandingan Opening Ceremony di GBT saat Super League Musim 2020 dengan 2025-2026
- PSSI
‎Surabaya, tvOnenews.com - Opening Ceremony kompetisi Super League 2025/2026 memiliki perbedaan sangat jauh dengan musim 2020, berikut ulasannya.
‎
‎Acara Opening Ceremony Super League musim 2025/2026 baru saja sukses berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
‎
‎Selain acara tersebut, terdapat juga pertandingan pembuka antara Persebaya Surabaya menghadapi PSIM Yogyakarta yang bergulir pada Jumat (8/8/2025) pukul 19.00 WIB.
‎
‎Menariknya, Opening Ceremony di Stadion GBT ini ternyata memiliki kenangan tersendiri di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.
{{imageId:360508}}
‎
‎Pasalnya, Stadion GBT pernah ditunjuk untuk Opening Ceremony musim 2020 yang berujung dengan hujatan dari para netizen Tanah Air.
‎
‎Bila kita mengingat-ingat sejenak, Opening Ceremony musim 2020 ternyata menjadi perhatian khusus akibat tarian yang ditampilkan.
‎
‎Alih-alih menampilkan budaya lokal, saat itu para penari yang berada di lapangan justru menampilkan joget ala Tiktok yang viral kala itu.
‎
Bermodal busana kaus dengan celana hitam, para penari menampilkan joget Tiktok di Opening Ceremony musim 2020.
‎
‎Akibat hal tersebut, Opening Ceremony musim 2020 menjadi sorotan, bahkan hujatan dari netizen.
‎
‎Meski demikian, ada daya tarik tersendiri dengan hadirnya seluruh maskot dari para klub kompetisi yang dahulu bernama Liga 1 tersebut.
‎
‎Para maskot yang hadir saling berinteraksi satu sama lain, bahkan tak jarang mengundang gelak tawa dari suporter yang hadir langsung di Stadion GBT.
‎
‎Bila dibandingkan dengan Opening Ceremony musim 2025-2026, perbedaan sangat jauh terlihat sangat jelas.
{{imageId:360507}}
‎
‎Opening Ceremony dimulai dengan menghadirkan dentuman dari musik drum modern dengan sejumlah pembawa bendera klub Super League musim ini memasuki lapangan.
‎
‎Tak lama kemudian, ribuan penari lokal pun turut menyusul memasuki lapangan dengan mempertunjukkan tarian Gandrung khas Jawa Timur.
‎
‎Ribuan penari itu pun terlihat menari dengan mengikuti alunan musik tradisional yang dipadukan dengan dentuman drum.
‎
‎Selain menghadirkan tarian tradisional, para penari tersebut juga turut mempertunjukkan sejumlah tarian yang tengah viral di sosial media, yakni Pacu Jalur.
{{imageId:360505}}
‎
‎Setelah aksi dari ribuan penari tersebut, suporter yang hadir di Stadion GBT dibuat riuh karena kehadiran bendera besar yang menampilkan logo kedua kesebelasan yang akan pertandingan.
‎
‎Logo kedua kesebelasan itu adalah Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta yang tengah bertarung dalam laga pembuka Super League 2025/2026.
‎
‎Bila melihat melalui jagat media sosial, Opening Ceremony musim 2025-2026 mendapatkan respon positif dan pujian dari netizen.
‎
‎Tak jarang dari netizen tersebut membandingkan dengan Opening Ceremony pada musim 2020 lalu.
‎
‎Saat berita ini ditulis, baik Persebaya Surabaya maupun PSIM Yogyakarta masih bersaing ketat dengan skor sementara kacamata atau 0-0. ‎(igp/fan)
Load more