News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Heran Bukan Main, Indonesia Longgarkan Aturan Pemain Asing di Liga 1, Sampai Bilang…

Media Vietnam soroti kebijakan baru Liga 1 Indonesia yang izinkan 11 pemain asing, memperingatkan bahwa ini bisa 'menyesakkan' peluang pemain lokal.
Selasa, 8 Juli 2025 - 12:51 WIB
Pemain Persib Bandung, Beckham Putra Saat Tampil di Liga 1
Sumber :
  • tvOnenews.com/Dwi R Belva

tvOnenews.com - Media Vietnam menyoroti dengan tajam perubahan drastis dalam regulasi pemain asing di kompetisi sepak bola Indonesia.

Aturan baru yang diumumkan untuk Liga 1 musim 2025/2026 membuat banyak pihak luar negeri terkejut, termasuk media Vietnam Sohu.vn.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka menulis laporan dengan judul: “Sepak Bola Indonesia Alami Perubahan Mengejutkan, ‘Menyesakkan’ Napas Pemain Lokal.”

Perubahan yang dimaksud adalah kebijakan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang kini mengizinkan setiap klub Liga 1 mendaftarkan hingga 11 pemain asing dalam satu musim.

Meski demikian, hanya 8 pemain asing yang boleh dimainkan dalam satu pertandingan secara bersamaan.

“Musim depan pemain asing adalah delapan yang main, kemudian di DSP (Daftar Susunan Pemain) tetap delapan. Tapi klub bisa mendaftarkan menjadi 11," ungkap Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus dalam konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta.

Langkah ini dinilai oleh PT LIB sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing klub-klub di Liga 1, sekaligus menjadikan kompetisi domestik sebagai salah satu liga terbaik di Asia Tenggara.

Namun, media Vietnam tidak melihatnya dari sudut yang sama.

PT LIB

“Perubahan ini memang memungkinkan klub untuk lebih leluasa memperkuat skuad, meningkatkan kualitas liga, serta menjadikan Liga Indonesia sebagai destinasi menarik bagi pemain asing dari seluruh penjuru dunia. Namun, di sisi lain, langkah ini juga mencekik peluang bermain bagi pemain lokal,” tulis Sohu.vn dalam laporan mereka.

Media Vietnam tersebut memperingatkan bahwa tidak akan mengejutkan jika mayoritas tim Liga 1 musim depan menurunkan 8 pemain asing sekaligus dalam satu pertandingan.

Berarti hanya akan menyisakan 3 posisi di starting line-up untuk pemain lokal.

Ini dinilai sangat berisiko terhadap perkembangan dan masa depan pesepak bola muda Indonesia.

Dalam laporan lanjutannya, Sohu.vn juga menyentil bahwa perubahan ini datang di saat Timnas Indonesia sedang dalam proses transformasi besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana sebagian besar pemainnya kini adalah hasil naturalisasi dari Belanda dan Eropa.

“Setelah sebelumnya tim nasional Indonesia banyak dihuni pemain naturalisasi, kini di level klub pun pemain-pemain lokal Indonesia harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan menit bermain, karena tersisih oleh derasnya arus pemain asing,” imbuh mereka.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT