News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFF Minta Persib dan Dewa United Wakili Indonesia, Malut United dan Persebaya Terancam Batal Tampil di ASEAN Club Championship

Malut United dan Persebaya Surabaya sebelumnya didapuk oleh PT Liga Indonesia Baru sebagai wakil Indonesia setelah finis di posisi tiga dan empat Liga 1 2024-2025 di ajang ACC.
Kamis, 3 Juli 2025 - 19:53 WIB
Direktur PT LIB Ferry Paulus
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Malut United dan Persebaya Surabaya terancam batal tampil di ajang ASEAN Club Championship 2025-2026 untuk mewakili Indonesia.

Malut United dan Persebaya Surabaya sebelumnya didapuk oleh PT Liga Indonesia Baru sebagai wakil Indonesia setelah finis di posisi tiga dan empat Liga 1 2024-2025 di ajang ACC. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pada perjalanannya, kedua tim ini terancam batal tampil dalam kompetisi antar klub terbesar di ASEAN. 

Direktur PT LIB, Ferry Paulus menyebut kondisi ini terjadi karena ada perbedaan regulasi antara Liga 1 dengan ACC. 

Liga 1 telah memutuskan slot ACC diberikan pada juara tiga dan empat karena tim juara dan runner up diutus tampil di AFC Champions League Two dan AFC Challenge League. 

"Kita mengedepankan proses ranking dari klub bahwa ranking 1 dan 2 yakni Persib dan Dewa United menjadi kontestan di AFC berdasarkan koefisien yang ada," kata Ferry. 

"AFF itu ranking tiga dan empat. Itu ketetapan dan bahkan ada dalam regulasi yang kita buat," kata Ferry. 

PT LIB pun telah menyodorkan nama Malut United dan Persebaya Surabaya pada AFF. 

Namun AFF justru meminta juara dan runner up Liga 1 yang mana diisi oleh Persib Bandung dan Dewa United untuk tampil di ACC. 

Setelah itu, Ferry menyebut pihaknya memohon untuk tetap menurunkan Malut United dan Persebaya Surabaya tampil di ACC. 

Selain karena regulasi, Ferry mengakui sulit untuk mengatur jadwal kompetisi jika akhirnya Persib dan Dewa United yang tampil di ACC. 

"Tentunya sebagai klub main di dua kompetisi sangat berbeda dibanding tiga kompetisi. Walaupun (Persib dan Dewa United) siap, kita sulit mengatur jadwal baik SEA Games maupun turnamen lainnya," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferry memastikan absennya Indonesia dari pengumuman drawing ACC yang tersebar bukan karena kesalahan dari LIB, PSSI maupun klub. 

"Buat LIB karena ini kesepakatan dari regulasi yang sudah ditetapkan, kita teguh pada kebijajan yg sudah kita buat. Karena baik Persib dan Dewa United sudah mempersiapkan tim untuk mengikuti kompetisi rutin baik di liga kita maupun di AFC," katanya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT