News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Sebenarnya di Balik Isu 11 Pemain Asing di Liga 1 Indonesia, Ketum PSSI Erick Thohir Akhirnya Buka Suara

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan komentarnya terkait adanya rencana mengubah regulasi kuota pemain asing di Liga 1 musim depan.
Sabtu, 24 Mei 2025 - 21:42 WIB
Ketum PSSI, Erick Thohir
Sumber :
  • PSSI

Bandung, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan komentarnya terkait adanya rencana mengubah regulasi kuota pemain asing di Liga 1 musim depan.

Seperti yang diketahui, sempat tersebar kabar jika PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 akan menambah jumlah pemain asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan, para klub di kasta tertinggi Liga Indonesia itu akan diperbolehkan untuk mendaftarkan legiun asing sebanyak 11 pemain.

Saat ditanya terkait kepastian hal tersebut, Erick Thohir mengaku PSSI belum melakukan rapat untuk memberikan rekomendasi perubahan regulasi tersebut.

Erick Thohir mengatakan bahwa keputusan terkait perubahan regulasi pemain asing akan segera didiskusikan bersama Anggota Eksekutif (Exco) PSSI.

"Belum ada rekomendasi, belum ada meeting," ujar Erick Thohir saat ditemui setelah acara Awarding Ceremony Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (24/5/2025).

"Itu keputusan semua ada di PSSI. Nanti akan didiskusikan dengan Exco," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, justru menegaskan bahwa tidak ada perubahan terkait jumlah kuota pemain asing.

Ferry Paulus menjelaskan bahwa regulasi akan tetap sama seperti musim ini dengan delapan pemain asing yang didaftarkan dengan enam di antaranya boleh dimainkan.

"Sudah definitif, artinya pemain itu tetap seperti (musim) kemarin," jelas Ferry Paulus.

"Yang didaftarkan delapan, kemudian yang bermain enam. Jadi enggak ada tuh 11 pemain," tambahnya.

Lebih lanjut, Ferry Paulus menjelaskan bahwa wacana regulasi 11 pemain asing yang sempat ia sampaikan baru sebatas proposal.

Dirinya juga menyebut keputusan untuk tidak merubah jumlah kuota pemain asing berdasarkan persetujuan dari Ketum PSSI, Erick Thohir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin kan memang saya enggak bilang 11, cuma proposal saja. Ketua Umum juga menggariskan bahwa musim ini tetap delapan pemain asing," jelas Ferry Paulus.

"Dalam waktu dekat juga akan ada informasi lanjutan tentang musim depan seperti apa. Jadi Ketua Umum PSSI juga menyampaikan itu, jadi baliklah kita delapan pemain," tutupnya.(igp/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT