News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadwal Liga 1 Hari Ini Senin 5 Mei 2025: Persib Rayakan Gelar Juara jika Persebaya Raih Hasil Ini Kontra Persik, Persis Tantang Arema FC

Jadwal Liga 1 2024-2025 pekan ke-31 pada hari ini, Senin 5 Mei 2025 ada duel seru antara Persik Kediri vs Persebaya Surabaya dan Persis Solo vs Arema FC.
Senin, 5 Mei 2025 - 08:52 WIB
Persebaya Vs Arema FC
Sumber :
  • ANTARA FOTO/RIZAL HANAFI

Jakarta, tvOnenews.com - Jadwal Liga 1 2024-2025 pekan ke-31 pada hari ini, Senin 5 Mei 2025 ada duel seru antara Persik Kediri vs Persebaya Surabaya dan Persis Solo vs Arema FC.

Sorotan tertuju pada Persebaya yang berpeluang naik peringkat di klasemen Liga 1 musim ini jika sukses mencuri tiga poin dari markas Persik Kediri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan tersebut bakal dilangsungkan di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin (5/4) sore WIB. Persebaya saat ini dalam performa menjanjikan.

Persebaya Surabaya akan menghadapi Persik Kediri pada lanjutan Liga 1 2024-2025
Persebaya Surabaya akan menghadapi Persik Kediri pada lanjutan Liga 1 2024-2025
Sumber :
  • Antara

 

Tim berjuluk Bajul Ijo itu mendapat 5 poin dari 3 laga terakhir. Persebaya pun berada di peringkat keempat dengan mengumpulkan 53 poin.

Andai mampu meraih kemenangan atas Persik, Persebaya akan mendongkrak posisinya ke peringkat dua klasemen, menggeser Dewa United.

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, memastikan anak asuhnya sudah menyiapkan laga derbi Jatim nanti secara maksimal.

Namun, pelatih berusia 43 tahun itu mengaku tidak ingin memandang remeh Persik meski Persebaya sedikit unggul dalam delapan pertemuan terakhir.

"Persiapan yang cukup bagus karena beberapa hari terakhir kami fokus dalam menyambut laga ini. Kita fokus pada tim kita sendiri, tidak ingin menganggap remeh tim-tim lain, meski Persik adalah tim yang dihuni oleh pemain yang bagus di Liga 1," ujar Paul Munster, dikutip dari laman resmi LIB.

Di sisi lain, juru taktik asal Irlandia Utara tersebut mengeluhkan produktivitas gol anak asuhnya. Persebaya saat ini baru membukukan 35 gol.

Jumlah gol itu menjadi terendah dalam jajaran 10 besar klasemen. Bahkan, Ernando Ari dkk sudah kemasukan 30 gol. 

"Pemain kami kurang tajam di depan gawang, sederhana. Setiap pertandingan kami memiliki peluang, setiap pertandingan untuk mencetak gol, kami harus menang," ungkapnya.

Persebaya ingin finis di posisi terbaik. Nantinya, posisi kedua jadi slot untuk play-off AFC Challenge League 2025-2026 alias kompetisi kasta ketiga Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Persebaya masih memiliki kans untuk meraih gelar juara dengan menyapu bersih kemenangan semua laga sisa meskipun sulit.

Sementara itu, jika Persebaya gagal meraih kemenangan atas Persik Kediri sore ini, maka Persib Bandung dipastikan akan merayakan gelar juara.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT