Ciro Alves Langsung Hubungi Erick Thohir usai Merasa Dirugikan di Laga Malut United Vs Persib Bandung: Tolong Pak, Tinjau Kartu Merah Saya!
- Kolase tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Winger Persib Bandung, Ciro Alves, langsung menghubungi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, usai dirinya merasa dirugikan wasit pada laga kontra Malut United di Liga 1 2024-2025.
Ciro Alves diganjar kartu merah langsung saat Maung Bandung kalah dari Malut United 0-1 dalam lanjutan Liga 1 2024-2025 di Stadion Kie Raha, Jumat (2/5/2025).
- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Pemain berusia 36 tahun itu diusir wasit Agung Setiawan saat laga berjalan 72 menit. Ia dianggap melakukan sikutan pada wajah Wbeymar Angulo.
Sepintas dalam tayangan ulang, Ciro Alves terlihat tidak sengaja melakukan hal itu karena sedang berusaha menguasai bola di area pertahanan Malut United.
Namun setelah wasit memeriksa VAR, kartu merah langsung dikeluarkan dari sakunya dan membuat Ciro Alves harus mengakhiri laga lebih cepat.
Akibatnya, sang pemain asing asal Brasil itu harus dilarang bermain di laga berikutnya saat Persib menjamu Barito Putera pada 9 Mei 2025.
Sebagai informasi, laga tersebut bisa menjadi penentu Persib juara Liga 1 2024-2025 jika mampu meraih kemenangan atas tim tamu.
Namun berhubung Ciro Alves mendapat kartu merah langsung, maka dia terancam mendapatkan hukuman tambahan alias berpotensi dilarang lebih dari 1 laga.
Ciro Alves pun merasa keberatan dengan apa yang dia terima dari keputusan wasit. Sehingga, dia langsung menghubungi Erick Thohir.
Hal itu disampaikan oleh sang pemain berusia 36 tahun tersebut melalui Direct Message (DM) Instagram pribadinya pada Sabtu, 3 Mei 2025.
Dalam pesan pribadi yang disampaikan Ciro Alves kepada Erick Thohir, dia menjelaskan bahwa dirinya tidak sengaja melakukan pelanggaran terhadap lawan.
- Kolase tvOnenews.com
"Tolong, saya tidak melakukan apa-apa, bukan niat saya untuk mendapatkan kartu merah. Itu tidak adil," bunyi pesan dari Ciro Alves dalam DM pribadinya ke Erick Thohir.
Lebih lanjut, winger asal Brasil itu pun meminta kepada Erick Thohir beserta jajarannya di PSSI untuk meninjau ulang proses kartu merah yang didapatkannya.
"Dengan sepenuh hati, tolong bisakah Anda melakukan sesuatu tentang ini? Mimpi terbesar saya adalah bermain untuk GBLA bersama Bobotoh," tulis Ciro Alves.
"Ini akan menjadi musim terakhir saya di klub yang saya cintai ini. Saya sangat sedih karena saya tidak melakukan apa pun dengan sengaja untuk mendapatkan kartu merah," tambahnya.
"Para pemain Malut sendiri mengerti ini! Tolong Pak Erick Thohir, saya tidak bisa mengakhiri kisah indah saya di sini seperti ini. Tolong tinjau kartu saya dengan federasi. Saya sudah di sini selama 7 tahun dan saya selalu bermain dengan adil," katanya lagi.
Namun, belum diketahui apa respons dari Erick Thohir setelah Ciro Alves mengubunginya. Sementara itu, istri Ciro Alves, Maria Eduarda, juga kecewa dengan wasit.
Menurutnya, apa yang dilakukan Ciro Alves bukan pelanggaran yang layak masuk kategori kartu merah. Dia pun menilai suaminya tidak pantas menerima itu.
"Rasanya sangat berat. Ciro mendapat kartu merah yang sangat tidak adil," tulis Maria Eduarda di saluran Instagram pribadinya, Sabtu (3/5/2025).
"Semua orang yang benar-benar mengerti sepak bola tahu, itu bukan pelanggaran untuk diusir keluar lapangan. Dia tidak pantas menerima itu," tambahnya.
Lebih lanjut, Maria Eduarda mengatakan bahwa Ciro Alves saat ini perasannya sangat hancur usai mendapatkan kartu merah langsung dari wasit.
"Ciro sekarang hancur, sangat sedih karena tidak bisa bermain di pertandingan selanjutnya. Dia ingin sekali memberikan perpisahan yang indah, istimewa, dan penuh makna untuk klub yang paling dia cintai," tulisnya.
"Dia sudah bekerja keras selama ini, berjuang demi menjadi juara, demi memberikan momen terakhir yang luar biasa untuk Persib dan Bobotoh. Tapi sekarang, semua berubah dalam satu detik yang tidak adil," imbuh istri Ciro Alves itu.
Maria Eduarda lalu mengajak kepada seluruh Bobotoh untuk membantu Ciro Alves agar bisa melakukan perpisahan yang manis bersama Persib.
"Tolong, mari kita semua bantu dia melewati momen ini. Mari kita buat perpisahan yang paling indah untuk sang legenda, si nomor 77. Walau tidak di lapangan, cintanya untuk klub ini takkan pernah mati," tulis Maria Eduarda.
"Selamanya biru. Selamanya Persib. Selamanya Ciro," jelasnya.
Di sisi lain, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyebut dirinya tidak mengetahui prosesnya sehingga enggan berkomentar lebih detil soal Ciro Alves.
"Soal insiden Ciro tadi, saya tidak melihat secara langsung, jadi saya tak tahu bagaimana kejadiannya," kata Bojan Hodak dalam jumpa pers usai pertandingan di Stadion Kie Raha, Ternate, Jumat (2/5/2025).
(yus)
Load more