Erick Thohir Sampaikan Kabar Buruk Bagi Suporter yang Ingin Away di Liga 1 Musim Depan, Singgung Soal FIFA
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat & Website Persib
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan kabar buruk bagi suporter yang ingin datang away di Liga 1 musim depan.
Erick Thohir memberikan sinyal jika larangan suporter tamu untuk datang ke stadion bakal tetap berlanjut di Liga 1 2025-2026.
Pernyataan itu dirinya sampaikan kepada awak media di Menara Danareksa, Jakarta Pusat pada Selasa (29/4/2025).
Liga Indonesia, khususnya Liga 1 masih dalam masa pemantauan FIFA sejak insiden Stadion Kanjuruhan pada 2022 lalu.
- Ari Bowo Sucipto-Antara
Insiden yang mengakibatkan ratusan nyawa suporter melayang membuat Liga 1 mendapatkan pengawasan ketat dari FIFA.
Hal senada juga disampaikan Erick Thohir dengan menyebut jika FIFA masih memantau ketat dan mengevaluasi berbagai kejadian di musim ini.
"FIFA bersama kami melihat masih banyak kejadian, home dan away ini tingkat tentu kritikalnya masih tinggi," ujar Erick Thohir, Selasa (29/4/2025).
"Jadi saya tentu gini, bila terjadi ada hal-hal di sebuah liga, itu yang bertanggung jawab penuh siapa? Kok PSSI semua?," tambahnya.
- Liga Indonesia Baru
Erick Thohir mengatakan hal ini karena menurutnya tanggung jawab mengurus liga tidak hanya diserahkan kepada pihak PSSI.
Menurutnya, PSSI memang berkewajiban menjaga sebuah kompetisi yang bersih dan profesional tanpa match fixing, hingga menjaga agar jadwal liga tidak bentrok dengan jadwal tim nasional.
Namun, proses penyelenggaraan liga merupakan tanggung jawab dari klub dan operator liga, yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB).
"Penyelenggaraan liga itu tentu tanggung jawab liga. Sepakat dulu ya. Dan tentu kompetisi tanggung jawab liga. Klub bertanggung jawab dengan pertandingannya," kata Erick Thohir.
"Artinya, kalau ada peristiwa kerusuhan-kerusuhan yang mengakibatkan korban jiwa, liga dan klub bertanggung jawab sepenuhnya," lanjutnya.
Dengan alasan-alasan tersebut, kata Erick, kehadiran suporter tim tamu di musim depan "masih rawan".
Akan tetapi, jika pihak liga dan klub mampu bertanggung jawab penuh dengan segala risikonya, maka ia dengan senang hati mempersilahkan aturan tersebut dihapus untuk musim depan.
"Kalau nanti ada peristiwa seperti Kanjuruhan lagi, jangan sampai nanti bolanya dilempar sana-sini, tidak punya rasa tanggung jawab. Nah itu aja kalau saya," pungkas Erick Thohir. (igp/fan)
Load more