News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Pierre Njanka? Stopper Piala Dunia 1998 yang Pernah Bawa Arema FC Juara Liga 1, Begini Kabarnya Usai Gantung Sepatu

Stopper berpengalaman Piala Dunia yakni Pierre Njanka menjadi salah satu pemain asing yang belum dilupakan penggemar usai bawa Arema FC juara Liga 1 2009/2010.
Selasa, 13 Agustus 2024 - 21:20 WIB
Kabar eks Arema FC Pierre Njanka
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Siapa yang tak kenal dengan sosok Pierre Njanka? Stopper berpengalaman asal Kamerun yang bawa Arema FC juara Liga 1 musim 2009/2010.

Bukan cuma Arema FC, sejumlah klub besar Liga 1 seperti Persija Jakarta dan Persisam Samarinda pernah menggunakan jasa Pierre Njanka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keuntungan tersendiri bagi klub Liga 1 saat itu yang pernah diperkuat Pierre Njanka. Ini berkat pengalaman sang pemain yang pernah mentas di Piala Dunia.

Namun kepergiannya dari Liga 1 jelang musim 2011/2012 berakhir cukup membuat penggemar sepak bola nasional bertanya-tanya tentang keputusan Pierre Njanka.

Hal ini karena Pierre Njanka secara tiba-tiba memutuskan untuk kembali ke negara asalnya yakni Kamerun saat membela Persisam Samarinda di Liga 1 2011/2012.

Setahun berselang, Pierre Njanka akhirnya membuat keputusan untuk gantung sepatu dari dunia sepak bola di usianya yang ke-36 tahun.

Lantas setelah 11 tahun memilih pensiun dari sepak bola yang membesarkan namanya, bagaimana kabar Pierre Njanka sekarang?

tvonenews

Pemain bernama lengkap Pierre Djaka Njanka-Beyaka ini lahir di kota terbesar dari negara Kamerun yakni Douala pada 15 Maret 1975.

Pierre Njanka memulai karier sepak bolanya bersama klub amatir Kamerun Olympique Mvolye sebelum merantau bergabung ke Neuchatel Xamax yakni kontestan Liga Swiss.

Merasa kariernya tak berjalan mulus di Swiss, Pierre Njanka hengkang ke klub Prancis yaitu RC Strasbourg di usianya yang saat itu baru menginjak 24 tahun.

Empat musim setelahnya, ia pindah ke klub Liga Prancis lainnya yaitu CS Sedan dan dua tahun berikutnya menuju FC Istres pada 2005.

Sempat berkarier di Timur Tengah bersama Club Africain (Maroko) dan Al-Wehda (Arab Saudi), Pierre Njanka kemudian bertolak ke Liga Indonesia pada 2008.

Ketika itu, ia direkrut klub legendaris Liga 1 Persija Jakarta dan mencatatkan 27 kali penampilan selama satu musim berseragam Macan Kemayoran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran, penampilan memukau Pierre Njanka itu membuat Arema FC memutuskan untuk mendatangkannya ke Malang pada musim selanjutnya.

Ditunjuk sebagai kapten, Pierre Njanka sukses membawa Arema FC juara Liga 1 2009/2010 dan mencatatkan 38 kali penampilan serta 10 gol selama dua musim di sana.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT