News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Fakta Laga Persib Bandung Vs Persikabo 1973 dari Berakhir Chaos, Flare hingga Pitch Invasion dari Bobotoh

Laga terakhir Persib Bandung seharusnya berakhir dengan indah. Apalagi Persib baru kembali ke GBLA setelah bermain di Stadion Pakansari dalam waktu yang lama.
Minggu, 16 April 2023 - 00:30 WIB
Flare
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Persib Bandung mengakhiri kompetisi Liga 1 dengan hasil minor. Meski berada di posisi tiga klasemen akhir, namun Persib kalah 1-4 dari Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (15/4/2023). 

Laga terakhir Persib Bandung seharusnya berakhir dengan indah. Apalagi Persib baru kembali ke GBLA setelah terusir dan bermain di Stadion Pakansari dalam waktu yang lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum lagi dengan momen kiper senior Persib, Made Wirawan yang memutuskan untuk pensiun pada malam itu. Alih-alih berpesta melepas Made, wasit terpaksa menghentikan pertandingan setelah ratusan flare dinyalakan dan ada yang dilemparkan ke lapangan. 

tvonenews

Sayangnya, tim asuhan Luis Milla itu harus mengakui kekalahan atas Persikabo. Satu-satunya gol David Da Silva gagal membuat Persib membayar empat gol dari Persikabo. 

Berikut 3 Fakta Laga Persib Vs Persikabo:

1. Persikabo Pesta Gol

Persib sebenarnya mendominasi permainan pada babak pertama. David Da Silva sempat memiliki peluang meski masih jauh dari mistar gawang. 

Tapi Persikabo justru mencetak gol dari menit 40 ketika tendangan pojok berhasil dieksekusi dengan baik oleh Lucas Moreira. 

Di babak kedua, Persikabo berhasil mencetak dua gol dengan selisih tiga menit dari Lucky Oktavianto di menit 60 dan Silvio Pereira di menit 62. 

David Da Silva sempat mencetak gol do menit 71. Namun alih-alih mencetak gol, Pedro Henrique justru menambah keunggulan Persikabo di menit 83. 

2. Wasit Menghentikan Pertandingan Lebih Awal Karena Flare

Waktu pertambahan menit seharusnya berjalan lima menit. Namun wasit menghentikan pertandingan lebih awal karena ratusan flare tiba-tiba menyala dari tribun penonton. 

Bahkan ada oknum yang melemparkan flare ke arah lapangan yang membuat flare mengenai rumput. Setelah berdiskusi dengan perangkat pertandingan lainnya, wasit pun menghentikan pertandingan. 

Flare ini pun membuat beberapa penonton mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan. 


Dok. Persib/Jatnika

3. Bobotoh Pitch Invasion

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekecewaan penonton tak berhenti dengan penyalaan flare. Ratusan Bobotoh merangsek masuk ke arah lapangan. 

Pitch invasion itu dilakukan Bobotoh karena Persib kecewa dengan hasil negatif Persib. Beruntung, pihak keamanan bergerak cepat bahkan dengan Made Wirawan yang harus menenangkan suporter.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT