News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gianni Infantino Ketok Palu, FIFA ASEAN Cup Resmi Gelar Edisi Perdana: Ini Bedanya dengan Piala AFF 2026

FIFA kembali membuat gebrakan baru dengan menghadirkan turnamen khusus Asia Tenggara bernama FIFA ASEAN Cup. Kompetisi ini dipastikan bakal menjadi panggung baru bagi negara-negara di kawasan untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Jumat, 20 Maret 2026 - 13:05 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino
Sumber :
  • FIFA

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA kembali membuat gebrakan baru dengan menghadirkan turnamen khusus Asia Tenggara bernama FIFA ASEAN Cup. Kompetisi ini dipastikan bakal menjadi panggung baru bagi negara-negara di kawasan untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

‎Rencana penyelenggaraan turnamen tersebut sudah ditetapkan dalam kalender sepak bola internasional. FIFA menjadwalkan edisi perdana ajang ini berlangsung pada September hingga Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Kehadiran FIFA ASEAN Cup bukan sekadar wacana semata. Turnamen ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari Dewan FIFA setelah melalui berbagai pertimbangan termasuk oleh Presiden Gianni Infantino.

‎Keputusan tersebut diumumkan langsung melalui keterangan resmi FIFA. Organisasi sepak bola dunia itu memastikan bahwa turnamen ini akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

‎"Dewan FIFA menyetujui edisi perdana FIFA ASEAN Cup, yang pertama kali diperkenalkan pada pertemuan ASEAN di Malaysia pada Oktober 2025 dan mendapatkan sambutan yang positif, dengan edisi pertama direncanakan bakal digelar pada September-Oktober 2026," tulis FIFA. 

‎Dengan adanya ajang baru ini, negara-negara Asia Tenggara dipastikan akan menghadapi jadwal yang padat. Mereka harus bersiap menjalani dua turnamen besar dalam satu periode yang berdekatan.

‎Sebelum FIFA ASEAN Cup dimulai, ada Piala AFF 2026 yang lebih dahulu digelar. Turnamen yang kini dikenal sebagai ASEAN Championship itu akan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.

‎Hal ini membuat para tim nasional harus tampil konsisten dalam waktu yang cukup panjang. Dalam empat bulan, mereka akan terlibat dalam dua kompetisi penting secara beruntun.

‎Situasi tersebut kemudian memicu rasa penasaran publik terkait perbedaan kedua turnamen. Banyak yang mempertanyakan apa yang membedakan ASEAN Championship dengan FIFA ASEAN Cup.

‎Secara mendasar, perbedaan paling jelas terlihat dari pihak penyelenggara. FIFA ASEAN Cup berada langsung di bawah kendali FIFA, sementara ASEAN Championship diorganisir oleh AFF.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Perbedaan ini berdampak besar terhadap status kompetisi di mata dunia. Turnamen yang berada di bawah FIFA tentu memiliki nilai lebih dalam struktur sepak bola internasional.

‎Salah satu keunggulan FIFA ASEAN Cup adalah statusnya yang masuk dalam FIFA Matchday. Dengan status ini, klub-klub tidak bisa menahan pemainnya untuk membela tim nasional.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT