News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Rebut Poin di Laga Terakhir Kontra Amerika pada Piala Dunia Amputasi 2022

Timnas sepak bola amputasi Indonesia atau yang disebut Garuda INAF masih berpeluang rebut poin pada laga terakhir melawan Amerika Serikat, Senin (3/10/2022).
Senin, 3 Oktober 2022 - 02:06 WIB
Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Amputasi
Sumber :
  • Antara

Jember, Jawa Timur - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Yudi Yahya mengatakan, Timnas sepak bola amputasi Indonesia atau yang disebut Garuda INAF masih berpeluang merebut poin pada laga terakhir melawan Amerika Serikat, Senin (3/10/2022) pada Piala Dunia Amputasi 2022.

"Harapan kami semuanya pada pertandingan terakhir nanti Timnas sepak bola amputasi Indonesia bisa mendapatkan poin dengan merebut posisi ketiga di klasemen Grup C," katanya di Kabupaten Jember, Minggu (2/10/2022) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan kedua Indonesia melawan Inggris, lanjut dia, Timnas masih belum bisa maksimal untuk merebut poin, sehingga banyak catatan terkait teknis menjadi pekerjaan rumah tim kepelatihan.

"Mungkin nantinya ada evaluasi sebelum Tim Garuda INAF melakukan pertandingan terakhir melawan Amerika Serikat. Mudah-mudahan Timnas bisa merebut posisi ketiga terbaik di Grup C," tutur dia.

PSAI juga berharap dukungan masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar Timnas Garuda INAF bisa bermain dengan baik dan merebut poin melawan Amerika Serikat pada laga terakhir nanti, agar bisa melaju ke babak selanjutnya.

Sementara Pelatih Garuda INAF Bayu Guntoro mengatakan anak didiknya sudah bermain dengan baik melawan Inggris pada babak penyisihan Grup C di Turkiye Futbol Federasyonu Riva, Istanbul, Turki, meski kalah dengan skor 0-3 dari Inggris.

Ia mengatakan para pemain sudah mencoba strategi yang dimiliki, namun lagi-lagi pemain Inggris bisa memanfaatkan kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh Tim Garuda INAF.

"Tiga gol yang terjadi adalah kesalahan dari kami, bukan dari kehebatan lawan. Para pemain sudah berjuang dengan baik hari ini, namun skornya tidak seperti yang diinginkan. Selamat untuk tim Inggris," katanya.

Ia mengatakan pihaknya sudah mempelajari kesalahan melawan Argentina dan mudah-mudahan bisa belajar dari kesalahan melawan Inggris, sehingga bisa menampilkan permainan terbaik untuk pertandingan selanjutnya melawan Amerika Serikat.

Timnas sepak bola amputasi Indonesia menelan kekalahan kedua di Piala Dunia Amputasi 2022 melawan Inggris dengan skor 0-3 dan sebelumnya juga harus tunduk dari Argentina dengan skor 0-3 pada laga perdana. (ant/ade)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT