GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Ajax Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Lawan PEC Zwolle Maarten Paes Malah Lakukan Kesalahan Krusial

Nama Maarten Paes tengah jadi sorotan tajam di Belanda dalam beberapa hari terakhir. Podcaster sepak bola Belanda beri kritik untuk kiper Timnas Indonesia itu.
Rabu, 4 Maret 2026 - 17:56 WIB
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes debut untuk Ajax
Sumber :
  • Instagram @afcajax

tvOnenews.com - Nama Maarten Paes menjadi salah satu yang paling disorot media Belanda dalam beberapa hari terakhir.

Bukan karena penyelamatan spektakuler, melainkan karena performanya bersama Ajax Amsterdam yang dinilai belum sepenuhnya meyakinkan, terutama dalam aspek distribusi bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan itu muncul setelah laga melawan PEC Zwolle, di mana kiper Timnas Indonesia itu mendapat kritik dari analis dalam podcast sepak bola populer Belanda yang kemudian dikutip oleh De Telegraaf.

Maarten Paes, Kiper Ajax
Maarten Paes, Kiper Ajax
Sumber :
  • instagram Ajax

Dalam pertandingan tersebut, Paes beberapa kali mencoba membangun serangan dari bawah dengan mengalirkan bola pendek ke lini tengah, khususnya kepada Youri Regeer yang turun menawarkan diri.

Namun, sejumlah umpan dinilai kurang akurat dan berisiko.

Dalam podcast sepak bola Belanda, Kieft Jansen Egmond Gijp, legenda Ajax, Wim Kieft, bahkan menyebut jika lima dari sepuluh percobaan distribusi itu gagal, pelatih seharusnya segera menginstruksikan untuk bermain lebih direct dengan umpan panjang.

"Kieft tidak begitu senang dengan penampilan kiper Maarten Paes dalam pertandingan PEC Zwolle-Ajax. "Setidaknya sepuluh kali sebelum jeda babak pertama di Ajax, kiper mengoper bola ke Youri Regeer, yang datang untuk menawarkan diri," kata Kieft, dalam laporan De Telegraf.

Maarten Paes di Ajax Amsterdam
Maarten Paes di Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

"Tapi jika itu salah lima kali, sebagai pelatih Anda berpikir, 'Teman-teman, teruslah mengoper bola panjang.' Dan ini melawan PEC Zwolle, kan? Mereka benar-benar tidak berguna"," lanjutnya dalam laporan tersebut.

Kritik ini bukan tanpa alasan. Ajax dikenal sebagai tim yang mengandalkan build-up rapi dari belakang.

Kiper bukan hanya penjaga gawang, tetapi juga bagian penting dalam sirkulasi bola. Kesalahan kecil dalam distribusi bisa berujung ancaman langsung.

Jika melihat dua penampilan terakhirnya bersama Ajax, performa Paes sebenarnya tidak sepenuhnya buruk.

Pada laga debutnya, ia tampil cukup solid di bawah mistar. Refleks dan positioning-nya beberapa kali menyelamatkan tim dari situasi berbahaya.

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes gabung Ajax Amsterdam
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes gabung Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

Ia menunjukkan ketenangan saat menghadapi tekanan dan mampu menjaga konsentrasi sepanjang laga.

Namun di pertandingan berikutnya, terutama kontra PEC Zwolle, aspek distribusi menjadi catatan. Tekanan lawan membuat keputusan Paes dalam memilih opsi umpan beberapa kali dipertanyakan.

Meski begitu, dari sisi shot-stopping, Paes tetap menunjukkan kualitasnya sebagai kiper modern. Ia masih mampu melakukan penyelamatan krusial dan menjaga Ajax tetap kompetitif dalam pertandingan.

Bagi Paes, kritik ini bisa menjadi alarm positif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim masih panjang. Dua pertandingan belum cukup untuk memberi label gagal.

Namun jelas, Maarten Paes kini berada dalam fase penting: membuktikan bahwa dirinya layak menjadi pilihan utama di klub sebesar Ajax dan menjawab keraguan yang mulai bermunculan di media Belanda. (asl)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT