GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Tak Pernah Tangani Tim Kelas Eropa, Shin Tae-yong Disebut Lebih Baik dari Pelatih Belanda Ronald Koeman: STY itu...

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, disebut punya satu kelebihan yang tak dimiliki oleh pelatih Belanda, Ronald Koeman, tak disangka ternyata...
Kamis, 13 Februari 2025 - 11:01 WIB
Kolase Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Shin Tae-yong (STY), masih saja mencuri perhatian publik meski tak lagi menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Hal ini tentu berkat pencapaian dan kontribusi yang telah ia berikan selama ini untuk skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, STY juga dikenal karena kepelatihannya yang tajam dan kemampuannya dalam mengenali potensi pemain muda.

Meskipun ia tidak memiliki pengalaman melatih tim Eropa, kiprah Shin Tae-yong di dunia sepak bola internasional bisa dibilang cukup mengesankan.

Berbekal pengalaman yang luas, ia telah berhasil membawa Timnas Indonesia menuju berbagai kemajuan yang signifikan, baik di level regional maupun internasional. 

Shin Tae-yong memulai karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih di Queensland Roar pada tahun 2005.

Setelah itu, ia kembali ke Korea Selatan dan menjabat sebagai pelatih kepala Seongnam Ilhwa Chunma dari tahun 2008 hingga 2012.

Pada periode yang sama, STY semakin dikenal sebagai pelatih yang mampu mengembangkan tim dan meningkatkan kualitas permainan.

Kariernya terus menanjak hingga akhirnya ia menjadi pelatih kepala Timnas Korea Selatan pada 2016 dan bertahan hingga 2018.

Bahkan, STY juga pernah mengisi posisi pelatih sementara Timnas Korsel pada 2014 hingga 2017.

Dengan pengalaman tersebut, Shin Tae-yong telah terbukti memiliki kemampuan luar biasa dalam mengelola tim sepak bola di tingkat internasional.

Meskipun karier kepelatihannya cukup gemilang, satu hal yang mungkin menjadi kekurangan bagi Shin Tae-yong adalah kurangnya pengalaman dalam menangani tim Eropa.

Banyak pelatih top Eropa yang telah memiliki pengalaman luas di liga-liga papan atas Eropa, seperti di Inggris, Spanyol, Italia, dan Belanda.

Namun, hal ini tidak menjadikan Shin Tae-yong kalah bersaing dengan para pelatih Eropa.

Sebaliknya, ia menunjukkan kelebihan yang dimilikinya dalam mengenali talenta-talenta muda di dunia sepak bola.

Salah satu contoh nyata adalah bagaimana Shin Tae-yong mampu memanfaatkan potensi besar yang dimiliki oleh pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian dari pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman.

Jay Idzes, pemain yang kini bermain untuk Venezia FC di Serie A Italia, merupakan salah satu pemain yang sempat dipertimbangkan untuk bergabung dengan Timnas Belanda.

Mengingat kemampuan dan potensinya, Jay Idzes bisa saja dipanggil untuk memperkuat Timnas Belanda dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Bahkan, sejumlah pundit sepak bola, termasuk Bung Ropan, mengungkapkan bahwa jika Jay Idzes tetap memilih untuk bertahan di Belanda, besar kemungkinan ia akan dipanggil untuk masuk dalam skuad Timnas Belanda.

Namun, keputusan Jay untuk memilih menjadi warga negara Indonesia (WNI) dan membela Timnas Indonesia justru memunculkan peluang besar bagi timnas Garuda.

Bung Ropan menjelaskan bahwa Shin Tae-yong lebih cepat dan lebih jeli dari Ronald Koeman dalam melihat potensi besar yang dimiliki oleh Jay Idzes.

"Bagi Ronald Koeman, sepertinya kalah cepat, kalah jeli dibandingkan dengan Shin Tae-yong," ujar Bung Ropan.

"Shin Tae-yong sudah memantau keberadaan dari Jay Idzes ini sejak 2-3 tahun yang lalu dia lihat bahwa ini potensi untuk diambil," sambungnya.

Menurutnya, Shin Tae-yong telah menyadari bahwa Jay Idzes memiliki kualitas luar biasa yang sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia.

Keputusan STY untuk menarik Jay Idzes bergabung dengan Timnas Indonesia menjadi langkah yang sangat tepat, karena pemain berusia 24 tahun itu memiliki kualitas yang mampu memberi kontribusi besar bagi timnas.

Sebaliknya, Bung Ropan menilai bahwa Ronald Koeman, pelatih Timnas Belanda, terlambat dalam memantau perkembangan Jay Idzes.

Koeman, yang telah mengandalkan sejumlah pemain bintang seperti Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, dan Nathan Ake di lini pertahanan, ternyata kurang memperhatikan potensi besar yang ada pada Jay Idzes.

Koeman lebih terfokus pada pemain-pemain top yang sudah dikenal di level internasional dan seakan mengabaikan pemain muda berbakat seperti Jay Idzes.

"Dan memang agak luput bagi Koeman, karena Koeman mungkin agak terbuai dengan pemain-pemain top seperti Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, Nathan Ake, Stefan de Vrij, pemain-pemain yang ada di jantung pertahanan tim oranye. Sehingga dia seakan melupakan, bahwa (Belanda) punya mutiara yang sangat bagus, yang terpendam dalam diri Jay Idzes," jelasnya.

Bung Ropan juga menambahkan bahwa jika Ronald Koeman benar-benar menyadari perkembangan pesat yang dialami Jay Idzes, ia pasti akan memberikan tempat utama bagi pemain tersebut di Timnas Belanda.

Bahkan, ia berpendapat bahwa dengan potensi yang dimiliki Jay Idzes, kemungkinan besar ia akan menggantikan posisi Virgil van Dijk di masa depan, terutama jika pemain veteran Belanda itu memutuskan untuk pensiun dalam beberapa tahun mendatang.

Namun, berkat keputusan cepat Shin Tae-yong, Jay Idzes akhirnya memilih untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Langkah ini tidak hanya menunjukkan kejelian STY dalam mengenali talenta yang berpotensi, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap proses seleksi pemain yang matang dan penuh pertimbangan.

Keputusan ini menjadi kemenangan besar bagi Indonesia, karena Jay Idzes memiliki kualitas yang bisa memberikan dampak signifikan di lapangan.

Sebagai bukti penghargaan terhadap kemampuannya, Shin Tae-yong bahkan memberikan ban kapten kepada Jay Idzes, yang menjadi simbol kepercayaan dan tanggung jawab besar yang diberikan kepada pemain muda tersebut.

Dengan memberikan peran penting dalam tim, STY berharap Jay Idzes dapat membawa Timnas Indonesia menuju pencapaian yang lebih tinggi di level internasional.

Keputusan Shin Tae-yong untuk menarik Jay Idzes menjadi bagian dari Timnas Indonesia menunjukkan bahwa pelatih asal Korea Selatan ini memiliki visi yang sangat tajam dalam merancang masa depan sepak bola Indonesia.

Selain itu, kemampuan STY dalam mengenali dan memanfaatkan talenta potensial seperti Jay Idzes membuktikan bahwa kepelatihan yang cerdas tidak hanya bergantung pada pengalaman di Eropa, tetapi juga pada kemampuan untuk melihat peluang dan mengoptimalkan potensi pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, dengan Jay Idzes bergabung dengan Timnas Indonesia dan menjadi salah satu pemain kunci, harapan untuk membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi semakin terbuka lebar.

Di sisi lain, meskipun sudah tak menjadi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membuktikan bahwa keputusan-keputusan yang ia buat selama ini selalu memiliki dampak jangka panjang yang positif untuk sepak bola Indonesia. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
SPG
logo Semen Padang
logo Bali United
BUF
19:00
PSJ
logo Persija
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT