Reaksi PSSI soal Kabar Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026
- AFC
tvOnenews.com — Kabar soal Timnas Indonesia yang disebut gagal tampil di Asian Games 2026 memicu perhatian publik. Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi meminta para pecinta sepak bola Tanah Air untuk tetap tenang dan menunggu perkembangan resmi.
Isu tersebut mencuat setelah adanya perubahan format peserta oleh Asian Football Confederation (AFC) dan Olympic Council of Asia (OCA).
Dalam regulasi terbaru, cabang sepak bola Asian Games 2026 hanya akan diikuti 16 tim yang lolos ke Piala Asia U-23.
Menanggapi hal itu, Yunus menegaskan bahwa persoalan ini menjadi ranah Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan pihaknya masih menunggu konfirmasi resmi.
"Dan ini bagian dari kewenangan KOI. Tadi saya sudah minta kepada Ketum KOI Bung Okto untuk segera mengonfirmasi kepastiannya bagi kita," papar Yunus kepada awak media di Jakarta pada Sabtu, 14 Februari 2026.

- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Meski begitu, Yunus memastikan PSSI akan menghormati keputusan apabila sudah ada ketetapan resmi dari AFC dan OCA.
"Bagi kita kalau itu menjadi sebuah keputusan resmi, ya apa boleh buat. Tapi kita masih berharap tidak seperti ini keputusannya," tegasnya.
PSSI Belum Terima Surat Resmi
Sementara itu, Ketua Umum Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menyatakan hingga kini PSSI belum menerima surat resmi yang menyebut Indonesia tidak diikutsertakan dalam Asian Games 2026.
Ajang Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
"Jadi sampai dengan saat ini, kami (PSSI) belum mendapatkan surat resmi bahwa kita tidak ikut dalam ajag Asian Games di Jepang," ungkap Sumardji.
Ia juga mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari pemberitaan media. Padahal, PSSI sudah mengirimkan entry name pemain sejak dua bulan lalu sebagai bentuk kesiapan mengikuti ajang tersebut.
"Bahkan, entry name itu sudah kami kirim dari dua bulan yang lalu sudah kita kirim. Kami memang masih dari awal itu memang ikut ya Asian Games. Maka, baru kemarin kami dapat info pun itu juga dari teman-teman media, ya kami harus memastikan itu," kata Sumardji.
Load more