News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rasanya Sulit Kita Percaya, Kang Ferry Telah Pergi Selamanya

Telah pergi selamanya, sahabat yang dikenal baik hati, Ferry Mursyidan Baldan (61). Ada informasi almarhum mengidap penyakit hipertensi dan diabetes yang memang terkenal "silent killer".
Sabtu, 3 Desember 2022 - 12:21 WIB
Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN), Ferry Mursyidan Baldan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Telah pergi selamanya, sahabat yang dikenal baik hati, Ferry Mursyidan Baldan (61). Namun, sampai dikuburkan semalam, tidak diketahui penyebab kematian dan kapan persisnya almarhum mengembuskan nafas terakhir. Hanya ada informasi almarhum mengidap penyakit hipertensi dan diabetes yang memang terkenal "silent killer". Mungkin itu salah satu pemicunya.

Tampak sehat 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kamis (1/2) pagi Kang Ferry (begitu ia kerap disapa) masih menghadiri Wisuda Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia ( PMI), di Gedung Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan. Beberapa kawannya melihat dia tampak sehat dan ceria sampai ia meninggalkan acara. 

Esok hari Jumat ( 2/12) pukul 13.43 WIB Ferry ditemukan petugas keamanan telah wafat di dalam mobilnya di area parkir gedung itu. Polisi menyatakan tidak ada indikasi pidana, keluarga menganggap tidak perlu autopsi. Saya melihat foto di dalam mobil itu. Kang Ferry dalam posisi tertidur duduk di depan setir. Kematian indah dalam keadaan tertidur menurut ahli agama. 

Tanpa bantuan dokter, dan tidak merepotkan siapapun. Tampaknya itulah yang menjelaskan mengapa Jumat (2/2) malam, diantar iringan doa keluarga, kerabat, kawan sahabat jenazah almarhum langsung dikebumikan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Hanya beberapa jam disemayamkan di rumah.

Jenazah Kang Ferry memang ditemukan lebih 24 jam setelah diketahui meninggalkan acara Palang Merah Indonesia Kamis (1/12) pukul 11.00 WIB. Keberadaan Kang Ferry di acara PMI dikonfirmasi oleh Husain Abdullah, Juru Bicara mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Sasongko Tedjo, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat. Husein Abdullah melihat Kang Ferry sekitar jam 10 pagi, sedangkan Sasongko jam 11 siang. 

"Saya duduk di sebelah beliau di Bidakara sebelum dia keluar meninggalkan ruangan. Saya sempat tanya mau kemana pak tapi dia hanya menoleh tak menjawab sambil berjalan keluar. Rupanya beliau mau pergi untuk selamanya," kata Sasongko. 

Husain Abdullah, Sasongko Tedjo dan Kang Ferry ketiganya duduk sebagai pengurus PMI Pusat. 

Dramatis  

Betapapun tidak ada yang menyangka Kang Ferry akan pergi secepat itu apalagi dengan kejadian yang sedramatis itu. Mau tidak percaya, tapi faktanya begitu. Rabu pagi, dua hari lalu, saya juga masih saling menyapa dengan Kang Ferry di jalur pribadi WA (WhatsApp). Ferry memberitahu telah menerima undangan resepsi pernikahan putri bungsu saya pada hari Minggu, 11 Desember mendatang.  

"Ass wr wb Bang IB yang baik, Alhamdulillah, undangan untuk tgl 11-12-22 sudah sampai. Terima Kasih, Insha Allah siap hadir," tulisnya.  

Kabar duka Kang Ferry menyebar Jumat siang sekitar pukul 15.00 WIB di berbagai grup WA komunitas wartawan. Di WAG "Komengsong" diposting pertama kali oleh Husain Abdullah, di mana Kang Ferry termasuk membernya. Komengsong merupakan WAG yang menjadi saluran komunikasi dan interaksi lintas profesi yang diklaim oleh adminnya, wartawan senior Timbo Siahaan, paling demokratis di Indonesia.  

Di Komengsong ada sejumlah menteri, pengusaha, wartawan senior dan sejumlah pemimpin redaksi. Saat memposting berita duka itu Husein dalam nada yang masih mengandung keraguan. Husain Abdullah hanya memforward berita sambil bertanya "Apakah ada yang baru-baru ini kontak dengan Ferry?". Beberapa saat kemudian berita duka itu tak terbendung. Semakin mendapatkan kepastian kebenarannya. 

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun.  
Orang baik yang sangat menyenangkan dalam pergaulan sosial dan politik itu telah pergi selamanya. Ia meninggalkan seorang istri: Hanifah Husein. Rasanya sulit dipercaya. Tapi kita tak berdaya karena takdir kematian memang sudah menjadi ketentuan Ilahi Rabbi. Sudah menjadi kewenangan absolut Allah SWT.

Ferry kelahiran 16 Juni 1961 adalah politikus Indonesia yang pernah menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016). Sebelum itu, Ferry adalah anggota Komisi II DPR-RI periode 2004-2009, sekaligus Ketua Pansus Rancangan Undang-Undang Pemilu. Kita ketahui kemudian setelah meninggalkan Partai Golkar Kang Ferry ikut memelopori pembentukan Partai Nasdem.  

Bintang Komengsong

Di WAG "Komengsong" Ferry termasuk "bintang lapangan" bersama Said Didu, Saleh Husin, Tantowi Yahya, Suryopratomo, Karni Ilyas, dan Arifin Asydhad. Jika mereka "mentas" bahas bola, bahas club berjersey merah menyala atau biru pucat, semua member tinggal "gelar tikar". Bisa pagi ketemu pagi mereka tayang dan bikin kita ketawa guling- guling. Tanpa mereka, serasa WAG itu biasa-biasa saja.  

Dalam kegiatan olahraga jalan pagi yang sering diselenggarakan Komengsong, Ferry tidak pernah absen. Penggerak canda-canda gembira. Tidak heran sejak kabar duka beredar, praktis sejak itu WAG Komengsong berkabung. Silih berganti anggota memposting foto dan kisah kenangan bersama Kang Ferry dan ucapan duka cita mendalam.

Menlu Retno Marsudi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ipang Wahid, Triawan Munaf, Saleh Husin, Karni Ilyas, Said Didu, Nurul Arifin, Dubes RI untuk AS Rosan Roeslani, untuk menyebut beberapa nama yang menyampaikan rasa kehilangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Good man gone too soon. Saya bersaksi alm Ferry Mursyidan Baldan adalah orang baik. Semoga lancar jalannya menuju Surga. Innalillahiwainnailaihirojiun," ucap Tantowi Yahya. 

Selamat jalan Kang Ferry. Insya Allah Husnul Khotimah.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral