News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Revitalisasi Pasar Baru: Sebuah Keniscayaan

Dengan segala keunikannya, Pusat Perbelanjaan Pasar Baru (Belanda: Passer Baroe) yang terletak di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya di Jantung Kota Jakarta.
Minggu, 27 April 2025 - 14:49 WIB
Ilustrasi pasar baru Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA

Oleh: Aat Surya Safaat

Dengan segala keunikannya, Pusat Perbelanjaan Pasar Baru (Belanda: Passer Baroe) yang terletak di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya di Jantung Kota Jakarta.
 
Geliat perniagaan masih dapat disaksikan di Pasar Baru hingga hari ini. Apalagi para pedagang India yang sejak masa kolonial dikenal sebagai penjual tekstil yang handal masih eksis di area perbelanjaan itu hingga sekarang.
 
Catatan sejarah menunjukkan, Pasar Baru merupakan kawasan yang dibangun pada abad ke-19 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels (1808-1811) untuk “menyempurnakan” pemindahan Ibukota Batavia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:166961}}
 
Pada masa itu Sang Gubernur Jenderal memindahkan status Ibukota Batavia yang semula berlokasi di Sunda Kelapa Jakarta Barat ke kawasan Weltevreden, sekarang berada di wilayah administratif Kecamatan Sawah Besar, Kecamatan Menteng, Kecamatan Gambir, dan Kecamatan Senen Jakarta Pusat.  
 
Tidak jauh dari tempat perdagangan Pasar Baru atau di sekitar Lapangan Banteng, penguasa Kolonial juga mendirikan gedung pusat pemerintahan, dikenal dengan nama “Istana Daendels”.
 
Area sekitar itu dilengkapi dengan Kantor Pos Pusat, Stasiun Gambir, Gereja Katedral, Gereja Immanuel, Lembaga Perguruan Stovia, rumah sakit yang kini bernama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Markas Militer, Gedung Kesenian, dan permukiman tertata Menteng.
 
Pada 1937 Pemerintah Kolonial Hindia Belanda mengesahkan sebuah rencana induk kota Batavia dengan Koningsplein (Lapangan Monas) sebagai pusatnya. Rencana induk itu sendiri merupakan tindak lanjut dari dikukuhkannya Undang-Undang Desentralisasi tahun 1903 dan berbagai ordonansi tentang kewenangan lokal dalam pengaturan kota.
 
Berbagai prasarana kota dalam skala makro pun mulai digarap. Saluran pengendali banjir (banjir kanal) mulai dibangun dari Karet-Tanah Abang terus ke laut. Pembangunan Banjir Kanal telah direncanakan sejak 1870, tidak lama setelah Batavia dilanda banjir besar dan baru selesai pada  1920.
 
Di sisi lain rel kereta api juga dibangun dan dikembangkan. Dimulai dengan pembangunan jalur tengah dan timur, kemudian ditambah dengan jalur barat melalui Manggarai - Tanah Abang - Duri - Kota.
 
Memasuki era Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di bawah kepemimpinan Bung Karno, Pemerintah membangun masjid terbesar se-Asia Tenggara, yaitu Masjid Istiqlal dan Taman Medan Merdeka atau Monas yang semula dikenal dengan sebutan Lapangan IKADA.
 
Masih di seputar Medan Merdeka, Pemerintah Kolonial meninggalkan jejak berupa gedung Museum Gajah dan Museum Prasasti serta dua bangunan megah berupa Istana Merdeka dan Istana Negara yang kemudian menjadi kantor kepresidenan sampai sekarang.
  
Kemudian, Pusat Perbelanjaan Pasar Baru pada masa Gubernur DKI Jakarta dijabat Letjen (Pur) Sutiyoso ditetapkan sebagai Destinasi Wisata Belanja Bertaraf Internasional, sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan koridor Jalan Pasar Baru sebagai Situs Cagar Budaya.
 
 Kurang Terawat
 
Tak dapat dipungkiri, Pasar Baru adalah kawasan perdagangan tertua dan paling ikonik di Jakarta. Pusat perbelanjaan itu didirikan guna memenuhi kebutuhan belanja warga Batavia, bahkan menjadi tempat favorit warga dan kaum elite Hindia Belanda, nama lain Indonesia ketika itu, terutama mereka yang tinggal di daerah Rijswijk yang kini dikenal sebagai Jalan Veteran.
 
Sampai sekarang para pengunjung Pasar Baru masih bisa menikmati keunikan arsitektur toko-toko bergaya Tiongkok dan Eropa di daerah itu. Keberagaman ini mencerminkan pesona multietnis dan budaya tinggi yang dimiliki Pasar Baru sejak awal berdirinya.
 
Tetapi saat ini kondisi infrastruktur jalan di area Pasar Baru dan sekitarnya seperti kurang terawat. Tampak di sana-sini pada aliran Sungai Ciliwung serta pada area pedesterian atau trotoar seputar Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Kathedral Immanuel, dan Gedung Kesenian terlihat kurang bersih dan agak semrawut.
 
Berangkat dari kondisi yang memprihatinkan tersebut, sejumlah wartawan senior berinisiatif mendirikan Yayasan Kota Jakarta Weltevreden dengan ketuanya Toto Irianto, mantan Pemimpin Redaksi Harian Pos Kota.
 
Tujuan utamanya adalah menjadikan Kawasan Jakarta Weltevreden sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. Tujuan lainnya yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Jakarta.
 
Selain Toto, pendiri yayasan adalah para wartawan dari berbagai latar belakang suku, agama, ras, dan antargolongan yaitu Lahyanto Nadie, Hamzah Ali, Dimas Supriyanto, Marthen Selamet Susanto, Firdaus Baderi, Mohammad Fauzy, Christian Chang, Arief Soeharto, Endy Subiantoro, Muhammad Ashraf Ali, I Made Karmayoga, dan Victorius Goenawan Wibisono.
 
Peluncuran Jakarta Waltevreden pada 22 Juni 2022 dilaksanakan bertepatan dengan Hajatan ke-495 Kota Jakarta. Yayasan itu, berkerjasasama dengan Asosiasi Pedagang Ritel Pasar Baru telah menerbitkan buku berikut video berisi aspirasi seputar revitalisasi Pasar Baru, karena makin disadari bahwa revitalisasi area pusat perbelanjaan itu sudah mendesak untuk dilakukan.
 
“Revitalisasi Pasar Baru perlu segera dilaksanakan karena merupakan kebijakan strategis guna mendongkrak perekonomian melalui sektor kepariwisataan bertaraf internasional,” kata Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pedagang Ritel Pasar Baru, IE Buharudin yang akrab disapa “Ayung” dalam perbincangan dengan wartawan di Pasar Baru pada 11 Juli 2024.
 
Dalam upaya turut memajukan detinasi wisata Pasar Baru, Yayasan Kota Jakarta Weltevreden bersama Asosiasi Pedagang Ritel Pasar Baru juga telah menjalin kerjasama dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA melalui penandatanganan nota kesepahaman kolaborasi berlanjut ke restorasi.
 
Kantor Berita ANTARA itu sendiri berkantor pusat di kawasan Pasar Baru, dan dari tempat itulah ANTARA menyebarluaskan berita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke seluruh penjuru dunia. Pada masa lalu kantor berita itu bernama Algemeen Nieuws-en Telegraaf atau Keagenan Umum Berita dan Telegraf disingkat ANETA.
 
Baik LKBN ANTARA maupun Yayasan Kota Jakarta Weltevreden dan Asosiasi Pedagang Ritel Pasar Baru sepakat mengenai pentingnya revitalisasi Pasar Baru agar area perbelanjaan bersejarah itu bisa menjadi salah satu destinasi wisata unggulan bertaraf internasional.
 
Rencana revitalisasi kawasan Pasar Baru itu mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk dari Tim Monitoring dan Evaluasi Percepatan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kementerian Pariwisata, karena revitalisasi adalah langkah strategis yang dapat mendongkrak perekonomian melalui sektor pariwisata.
 
Lebih dari itu, area pusat perbelanjaan tersebut memiliki daya tarik legendaris dengan pesona multietnis dan budaya tingkat dunia, sehingga revitalisasi Pasar Baru diyakini akan meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang pada gilirannya akan memberikan dampak positif, khususunya bagi perekonomian Jakarta.
 
Revitalisasi Pasar Baru itu sendiri mencakup perbaikan bangunan-bangunan tempo dulu serta menghidupkan kembali semangat dan fungsi kawasan tersebut sebagai pusat perdagangan dan pariwisata, sehingga revitalisasi dimaksud bersesuaian dengan konsep "wisata heritage".
 
 Keniscayaan
 
Melalui wisata heritage pengunjung dapat menikmati tour keliling kawasan Pasar Baru yang dimulai dengan kunjungan ke bangunan-bangunan bersejarah, yaitu gedung-gedung tua peninggalan Pemerintah Kolonial Belanda yang masih terpelihara dengan baik sampai sekarang.
 
Selain itu, para wisatawan dapat menyusuri lorong-lorong pasar yang ramai dan mencicipi aneka kuliner khas Betawi serta berbelanja produk-produk lokal yang telah menjadi ciri khas pasar tersebut. Pasar Baru yang sebelumnya merupakan pusat perdagangan tekstil telah berkembang menjadi pusat perbelanjaan yang mencerminkan keberagaman budaya Jakarta.
 
Dalam konsep wisata heritage, para pengunjung tidak hanya dapat melihat-lihat barang dagangan, tetapi juga bisa mengenal lebih dekat sejarah panjang yang melingkupi kawasan tersebut.
 
Beberapa acara dan kegiatan unik sering dihadirkan untuk mendukung program wisata Pasar Baru, seperti pertunjukan seni tradisional Betawi dan pameran foto-foto lama yang memperlihatkan perkembangan Pasar Baru dari masa ke masa serta lokakarya kerajinan tangan dan kuliner lokal.
 
Melalui upaya revitalisasi, pengembangan wisata heritage Pasar Baru diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Selain memberikan nilai edukasi, program itu juga berpotensi mendukung perekonomian lokal dan melestarikan warisan budaya Jakarta yang kaya akan sejarah dan tradisi.
 
Revitalisasi Pasar Baru sejatinya juga sejalan dengan pernyataan Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Pramono Anung yang menyebutkan bahwa Jakarta saat ini tengah bertransformasi menjadi pusat perekonomian nasional sekaligus kota global.
 
Pernyataan itu dikemukakan Pramono saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 Provinsi Jakarta di Balai Kota Jakarta pada 23 April 2025.
 
“Dengan mempertimbangkan berbagai isu strategis dan amanat pembangunan, visi Jakarta tahun 2025-2029 adalah menjadi kota global dan pusat perekonomian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mensejahterakan seluruh warganya,” kata Pramono.

{{imageId:339851}}
 
Khusus dari segi budaya, lanjutnya, kota global menawarkan nilai-nilai yang menarik bagi warga serta turis yang berkunjung, dan Jakarta memenuhi indikator itu karena memiliki banyak pilihan objek wisata berkualitas internasional yang menarik bagi wisatawan.
 
Kota global pun memiliki ekosistem yang mendukung perkembangan seni dan budaya. Dengan ragam etnis serta budaya di Jakarta, Pemprov DKJ sering mengangkat kebudayaan lokal dalam kegiatan seni dan budaya yang digelar di berbagai tempat dan event di Jakarta, termasuk tentunya di Pasar Baru.
 
Maka, upaya menjadikan Pusat Perbelanjaan Pasar Baru di wilayah Jakarta Pusat sebagai area cagar budaya bagi kepentingan ekonomi dan pariwisata ke depan adalah sebuah keniscayaan.
 
Profil penulis:

Aat Surya Safaat adalah Kepala Biro Kantor Berita ANTARA New York periode 1993-1998 dan Direktur Pemberitaan ANTARA 2016. Wartawan Senior ini sejak tiga tahun terakhir mendapat amanah sebagai anggota Tim Monitoring dan Evaluasi Percepatan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kementerian Pariwisata RI.

Disclaimer: Artikel ini telah melalui proses editing yang dipandang perlu sesuai kebijakan redaksi tvOnenews.com. Namun demikian, seluruh isi dan materi artikel opini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT