News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bercerita Tentang Ridwan Saidi, Menurut Fadli Zon Sosoknya Merupakan Figur yang Seperti Ini

Budayawan Ridwan Saidi telah berpulang pada Minggu (25/12/2022). Kabar meninggalnya Ridwan Saidi ini menjadi duka banyak orang, tidak terkecuali Fadli Zon...
Minggu, 25 Desember 2022 - 12:05 WIB
Ridwan Saidi semasa hidupnya
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube/ Fadli Zon Official

Jakarta – Sosok budayawan Betawi yang namanya cukup moncer, Ridwan Saidi, diketahui meninggal dunia pada (25/12/2022).

Kabar meninggalnya Ridwan Saidi ini diketahui pertama kali diunggah oleh politikus Gerindra Fadly Zon. Melalui akun Twitter pribadinya, Fadli Zon mengucapkan duka cita terhadap keluarga Ridwan Saidi dan mengungkapkan kenangannya mengenai sang budayawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Fadli Zon ternyata Ridwan Saidi bukan sekadar sejawat dalam berpolitik. Ia dianggap oleh Fadli Zon sebagai seorang kawan diskusi karena memiliki pengetahuan yang luas.

“Selamat jalan Bg Ridwan Saidi … Innalillahi wainnailaihi raajiun. Kabar dr putra-putri beliau Bang Ridwan Saidi telah wafat pagi ini jam 08.35 WIB di RSPI Bintaro. Insya Allah husnul khotimah. Bang RS seorg teman diskusi yg luar biasa, wawasan n pengalamannya luas. al Fatihah,” tulis Fadli Zon dalam akun Twitternya.

Ridwan Saidi
Ridwan Saidi saat menghadiri agenda wawancara di tvOne (tim TvOne)

Bukan hanya unggahan yang mengabarkan Ridwan Saidi meninggal itu saja, Fadli Zon bahkan sempat membuat statement khusus untuk Ridwan Saidi. Ia mengungkapkan bahwa Ridwan Saidi telah dikenalnya sejak 30 tahun yang lalu.

Baginya sosok Ridwan Saidi merupakan tokoh politisi, pemikir, sastrawan dan budayawan. Meninggalnya Ridwan Saidi memberikan pukulan telak bagi Fadli Zon sebagai teman diskusinya.

“Turut berduka cita wafatnya B Ridwan Saidi, politisi kawakan, pemikir, penulis, sastrawan, budayawan. Sy kenal lebih dr 30 thn lalu. Ribuan koleksi buku kuno n seratusan piringan hitamnya sdh terintegrasi di @FadliZonLibrary sejak 2009. Merasa kehilangan tokoh hebat ini,” ungkap Fadli Zon di Twitternya.

Profil Ridwan Saidi

Nama Ridwan Saidi bukan hal baru di telinga masyarakat, khususnya pecinta sejarah Betawi. Pasalnya, Ridwan Saidi kerap diundang di berbagai acara untuk membicarakan mengenai sejarah Betawi.

Diketahui Ridwan memiliki 5 orang anak dan sempat menjadi anggota DPR RI. Lahir di Jakarta 2 Juli 1942, Ridwan Saidi merupakan anak keempat dari empat bersaudara pasangan Abdurrahim dan Muhaya.

Dirinya telah menikah dengan orang wanita kelahiran Minang bernama Yahma Wisnani, pada tahun 1977. Dari pernikahannya dengan Yahma, Ridwan Saidi dikaruniai 5 orang anak yakni Syarifah Jihan Marina, Syarif Razvi, Rifat Najmi, Ferhat Afkar, dan Shahin Maulana.

Bukan sembarangan, Ridwan Saidi diketahui merupakan alumnus dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia pada tahun 1976. Ia aktif dalam beragam organisasi ketika masih menyandang status sebagai seorang mahasiswa.

Diketahui saat berkuliah Ridwan aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta menjadi Ketua Umum PBHMI periode 1974-1976. Ridwan bahkan pernah mengenyam pendidikan di Universitas Padjadjaran di Fakultas Publisistik. Namun ia tidak menamatkan perkualiahannya tersebut.

Semasa hidup, Ridwan Saidi pernah menjabat sebagai anggota DPR. Ia dicalonkan oleh partai PPP pada tahun 1977. Namun pasca menjabat sebagai anggota DPR pada tahun 1987, Ridwan Saidi diketahui absen dari dunia perpolitikan nasional.

Setelah masa-masa perjuangan Ridwan Saidi di kursi parlemen, ia diketahui memfokuskan diri mengamati masalah-masalah kebudayaan Betawi. Namun ia terjun kembali di dunia perpolitikan pada tahun 1995-2003.

Kala itu, Ridwan saidi mendirikan Partai Masyumi Baru (PMB) di mana ia lantas menjabat sebagai ketua umumnya. Selain bergerak di bidang politik, Ridwan Saidi juga melahirkan karya-karya legendaris berupa buku.

Hingga kini ia diketahui telah menuliskan 15 judul buku yang sebagian besarnya berisi tentang sejarah Betawi. Berikut ini judul karya milik Ridwan Saidi:

1. Golkar Pasca Pemilu 1992.

2. Anak Betawi Diburu Intel Yahudi, 1996.

3. Profil Orang Betawi: Asal Muasal, Kebudayaan, dan Adat Istiadatnya, 1997.

4. Sekitar Tuntutan Rakyat Kembali ke UUD 1945, 2006.

5. Status Piagam Jakarta: Tinjauan Hukum dan Sejarah, 2009.

6. Aku HMI: Narasi Ridwan Saidi, 2015.

7. Golok Wa Item: Sejarah Power System Sunda Kalapa, 2015.

8. Khazanah Tatar Sunda: Tinjauan Historis, 2016.

9. Si Manalagi: Narasi Epos Betawi, 2016.

10. Facta Documenta Jakarta, 2016.

11. Sejarah Tangerang Selatan, 2016.

12. Kampungku Kemayoran, 2017.

13. Palmera: Fakta kekerabatan Purba Indonesia, 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

14. Langkah Bersejarah Dahlan Abdullah, 2018.

15. Rekonstruksi Sejarah Indonesia, 2018. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral