Suami Susi ART Ferdy Sambo Takut di Persidangan Cerai: Saya Haru Sekali
- Istimewa/tim tvone
Jakarta - Kujaini Tamsil, seorang suami dari Asisten Rumah Tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo, yakni Susi. Ia mengaku, tak bisa menahan keharuannya. Pasalnya, dirinya melihat sang istri, Susi, di dalam persidangan kasus Ferdy Sambo.
Bahkan ia menilai istrinya, Susi, pada saat di persidangan tidak mengetahui apa yang mau dijawab di persidangan dan ia menganggap istrinya bingung.
"O, sedangkan saya dahulu di persidangan orang cerai aja takut. Apalagi saya melihat istri saya kayak gitu kan saya haru sekali kan," pungkasnya kepada tvone, Kamis (3/11/2022).
Kemudian, saat ditanya tentang komunikasi dirinya dengan sang istri, setelah persidangan berlalu. Ia mengaku, sampai saat ini belum pernah lagi berkomunikasi.
"Belum, belum pernah lagi," ungkapnya.
Kolase Foto Susi dan Suaminya Kujaini Tamsil
Di samping itu, suami Susi, Kujaini Tamsil ini juga memberikan pesan kepada sang istri yang tengah menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Dia mengaku sedih sekaligus kaget melihat sang istri muncul di persidangan.
Tak hanya itu saja, Kujaini juga katakan dirinya menyaksikan langsung sang istri di persidangan melalui siaran televisi.
"Saya itu kaget, istri saya tiba-tiba di persidangan. Saya lihat di persidangan itu saja ia mungkin bingung masalahnya enggak tahu. Lihat istri seperti itu haru (sedih) juga saya," ungkap Kujaini Tamsil.
Ia juga membeberkan, bahwa sang istri Susi tak pernah bercerita terkait kasus pembunuhan berencana yang menyeret majikannya Ferdy Sambo. Bahkan, Kujaini mengaku terakhir berkomunikasi dengan sang istri sekitar minggu lalu.
"Sama sekali tak pernah cerita demi Allah SWT. Saya enggak pernah (bertanya) kalau tidak bersangkut keluarga saya, saya tak mau menanyakan hal itu," katanya.
Meski begitu Kujaini berpesan kepada sang istri, Susi bisa berkata sejujur-jujurnya ketika menjadi saksi dalam persidangan pembunuhan berencana Brigadir J.
Kolase Foto Kujaini Tamsil
Bahkan Kujaini juga meminta Susi untuk tak menutup-tutupi kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini.
"Yang ingin saya sampaikan kepada istri saya, dulu kan mau kerja ke Jakarta jadi pembantu, dari rumah selamat pulang juga (harus) selamat. Terus saya minta kejujuran, tak usah ditutup-tutupin, apa yang ia tahu ya sudah ngomong aja, jadi gausah ditutupin," pungkasnya.
Load more