GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susno Duadji Soroti Pembinaan Karier Polri: Kok Orang Seperti Irjen Teddy Minahasa Bisa Dipromosikan Sampai 3 kali Jadi Kapolda

Eks Kabareskrim Polri 2008-2009 Susno Duadji soroti pembinaan karier polri: Kok orang seperti Irjen Teddy Minahasa bisa dipromosikan sampai 3 kali jadi Kapolda
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 12:27 WIB
Irjen Teddy Minahasa tersandung kasus narkoba.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / Tribata News Sumbar

Jakarta - Instansi kepolisian sedang jadi sorotan setelah Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa tertangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba yakni menjual 5kg sabu kepada Mami Linda. Adapun Terbaru, Susno Duadji soroti pembinaan karier polri: Kok orang seperti Irjen Teddy Minahasa bisa dipromosikan sampai 3 kali jadi Kapolda, Sabtu (15/10/2022).

Belum seminggu menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur, Irjen Teddy Minahasa ditangkap oleh Divisi Propam Polri terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Padahal sejak menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat ia adalah sosok yang keras terhadap perjudian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Susno Duadji Soroti Pembinaan Karier Polri: Kok Orang Seperti Irjen Teddy Minahasa Bisa Dipromosikan Sampai 3 kali Jadi Kapolda, Karena Finansial?

Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji hadir sebagai narasumber di Kabar Petang, selaku purnawirawan polri  ia menilai penangkapan Irjen Teddy Minahasa ini adalah ajang pembersihkan Kapolri.

"Menilai kasus ini pertama dari sudut kalau Polri betul-betul ini bersih-bersih, Sesuai dengan hasil RDP dengan Komisi III DPR, dimana Arteria hadir. Saya sambut positif, artinya Polri betul-betul mau membersihkan dari dalam karena yang menangkap kasus ini adalah Polri," 

"Jadi jenderal bintang dua pun, Kapolda pun ia tangkap dan semoga akan banyak yang ditangkap lagi. Kalau memang ada yang seperti ini, bintang dua mau bintang berapa. Kalau memang Polri betul-betul niatnya mau bersihkan dari dalam, bersihkan," ucapnya di Kabar Petang tvOne, pada Jumat 14 Oktober 2022.

Susno Duadji yang pada setiap kesempatan hadir untuk memberi kritikan dan saran untuk reformasi tubuh polri. Mengingat beberapa bulan terakhir ini Polri diterjang berbagai masalah.

"Tidak hanya kasus ganja saja atau narkoba, tapi termasuk kasus-kasus lain seperti judi kemudian kasus menerima suap dan kasus-kasus lain yang melibatkan anggota Polri harus ditindak segera," ujarnya.

Dari segala rentetan yang menjadi sorotan bagi Purnawirawan jenderal bintang tiga ini adalah pembinaan karier Polri khususnya Irjen Teddy Minahasa yang telah dimutasi hingga 3 kali jadi Kapolda. Dimulai dari Kapolda Banten, Kapolda Sumbar dan terakhir menjadi Kapolda Jawa Timur.

"Yang kedua, saya menilai perkara ini adalah bukti bahwa sistem pembinaan karier dan sistem pemutasian di Polri ini belum on. Artinya kebijakan Kapolri belum didukung oleh aparat bawahannya," ungkapnya.

"Kenapa kok orang Teddy Minahasa bisa dipromosikan sampai 3 kali jadi Kapolda. dari jabatannya strategis betul, artinya di dalam tubuh polri sendiri tidak mampu memantau karir seseorang, tidak mampu memantau kepribadian,"sambungnya.

Lebih lanjut, Eks Kabareskrim Polri tahun 2008-2009 ini menaruh curiga, apakah sistem pembinaan karier yang diberlakukan adalah karena kedekatan atau karena kemampuan finansial dari Irjen Teddy Minahasa.

"Kemudian saya bercuriga, apakah pak Teddy Minahasa ini punya kemampuan finansial yang lebih sehingga dia dipromosikan sampai 3 kali jadi Kapolda.

"Kok seperti tidak ada orang lain saja, Seorang jadi Kapolda sampai tiga kali, empat kali. Sedangkan orang lain bermimpi saja tidak boleh. Apa ini pembinaan karir?" terangnya.

Lebih lanjut, Susno Duadji berharap agar semua kejadian ini terpantau oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Apakah pak sigit tidak melihat seseorang yang sebelum di tanda tangani jadi Kapolda, bahwa dia itu sudah tiga kali jadi Kapolda, mau yang berapa kali jadi kapolres. Ya itu dipantau dong." terangnya.

Penangkapan Irjen Teddy Minahasa

Berawal dari penggrebekan 41,4 kg narkoba, nama Irjen Teddy Minahasa sempat mencuat beberapa bulan lalu pasca prestasinya menangkap narkoba seberat 41,4 kg di wilayah Sumatera Barat. Narkoba jenis sabu-sabu tersebut disita dari delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam penangkapan tersebut, diduga Irjen Teddy Minahasa meminta barang bukti 10 kg sabu kepada seorang Kapolres. Lalu, Irjen Teddy Minahasa menjual 5 kg sabu tersebut kepada seorang.

Irjen Pol Teddy Minahasa ditangkap oleh Tim Gabungan Propam, Direktorat Narkoba Polda Metro dan Mabes Polri

Sumber tvOnenews di Mabes Polri mengatakan penangkapan tidak sekedar pemakai narkoba tetapi lebih dari itu. Namun tidak dijelaskan maksud dari apa yang lebih dari itu. 

Menurut sumber tvOnenews.com di Mabes Polri, penangkapan ini berawal dari sebuah penangkapan narkoba seberat 41,4 Kg di wilayah Sumatera Barat.  

Irjen Teddy Minahasa jual 5 Kg Sabu pada Mami Linda

Dalam penangkapan itu, diduga Irjen Pol Teddy Minahasa meminta barang bukti 10 Kg sabu kepada seorang kapolres.  Lalu, Irjen Teddy Minahasa menjual 5 Kg sabu tersebut kepada seorang mami.

Lalu, Irjen Teddy Minahasa menjual 5 Kg sabu tersebut kepada seorang yang disebutkan Mami Linda dengan harga Rp300 Juta. 

Apesnya, Mami Linda kemudian tertangkap oleh Polisi dan setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya berujung kepada Irjen Pol Teddy Minahasa. 

Sumber tvOnenews.com yang ada di Mabes Polri mengatakan bahwa Irjen Pol Teddy Minahasa menjual barang bukti 5 Kg sabu kepada Mami Linda, dengan bantuan seorang perwira menengah yang berpangkat AKBP dan alumni AKPOL 2003.  

Diketahui juga bahwa Mami Linda adalah salah satu pengusaha diskotik yang ada di Jakarta.  

Menurut sumber tvOnenews.com di Mabes Polri mengatakan bahwa tes urine Irjen Pol Teddy Minahasa positif

Penangkapan ini merupakan rangkaian dari penangkapan-penangkapan sebelumnya yang pada akhirnya berujung kepada Teddy Minahasa. (ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan lupa tonton berita terbaru lainnya dan Subscribe tvOneNews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Sebagian warga Indonesia masih banyak belum mengetahui detail terkait urus alih hak sertifikat tanah warisan. Lantas, bagaimana cara urus alih hak sertifikat
Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Tyson Fury engklaim akan menjalani persiapan tanpa pelatih jelang duel melawan Arslanbek Makhmudov pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, ide caption media sosial.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur
Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan, 
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT