News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saat Tito Karnavian Kena Senggol Komisi II Pas Rapat Bahas Desa dan IKN, Yanuar Prihatin: Tolong Jangan Urus Teknis Saja!

Peningkatan kapasitas perangkat desa lebih penting daripada pembangunan infrastruktur. Ini dikarenakan adanya dana desa berlimpah tapi tidak ada inovasi di desa
Kamis, 22 September 2022 - 18:34 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR, Yanuar Prihatin
Sumber :
  • dpr.go.id

Jakarta - Peningkatan kapasitas perangkat desa lebih penting daripada pembangunan infrastruktur. Ini dikarenakan adanya dana desa berlimpah tapi minim inovasi terhadap mutu kesejahteraan masyarakat desa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Yanuar Prihatin saat melakukan rapat kerja bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa di Ruang Komisi II, Rabu (21/09/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita lupa akan pembangunan kapasitas aparatur desa, dari dulu Kita terlalu aspek teknilkal seperti bimbingan teknis, membuat laporan, membuat administrasi. kita harus naik satu tingkat lagi yaitu pembangunan watak dan karakter," ujarnya.

Politisi PKB ini menegaskan dengan adanya tiap tahun dana desa mengalir tapi tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas pengembangan perangkat desa dapat menjadi masalah.

Dirinya menceritakan bagaiamana keluhan klasik dari lapangan menanti anggaran kabupaten hingga pusat. Akan tetapi, mereka minim menceritakan invovasi desa.

"Dana desa bisa digelontorkan tiap tahun tapi kapasitas aparaturnya tidak kompatibel itu akan jadi masalah," tegasnya.

Anggota Dapil Jawa Barat X ini mencontohkan disatu desa misalnya dikembangkan khas desa tersebut maka bisa menghasilkan. Hal ini dikarenakan aparatur desa tidak memiliki minat kearah pembangunan desa.

"Pohon Nangka Misalnya ada 500 pohon nangka bisa panen 50 buah setiap pohonnya dan dikali 1500 pohon. Bayangkan jika satu buah nangka super dijual seharga Rp 150.000 maka hasilnya bisa miliaran pertahun. Tapi yang ringan-ringan gitu yang tidak terpikirkan," terangnya.

Ia menegaskan bahwa ini bukanlah kekurangan infrastruktur, kurangnya dana desa tapi ini soal kapasitas manusia.

"Saya kira hari ini jauh lebih besar perhatiannya kepada peningkatan kapasitas aparatur desa," tutupnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, terkait dengan progres Ibukota negara (IKN). Yanuar menekankan pihaknya hanya mengetahui laporan soal badan otorita, tetapi tidak dengan perkembangan lainnya.

“Kita betul hanya tahu soal badan otoritanya saja, progress report soal lahan bagaimana, soal Aparatur Sipil Negara (ASN) bagaimana, dan progress report soal infrastruktur bagaimana. Jauh lebih banyak kepada report yang terjadi sejak UU IKN ditetapkan. Mungkin tidak perlu dijawab hari ini, alangkah lebih bagusnya agar disampaikan secara tertulis supaya kita punya pegangan,” pungkasnya.(dpr/ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral