News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendemo Tolak BBM Naik Bertahan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran Turun Tangan

Massa aksi demontrasi menolak kenaikan harga BBM di kawasan Patung Kuda nekat menerobos kawat berduri yang dipasang aparat kepolisian sebagai pembatas untuk mendekati Istana Negara.
Selasa, 13 September 2022 - 19:59 WIB
Demo Tolak Kenaikan BBM
Sumber :
  • Tim tvOne/Rika Pangesti

Jakarta - Massa aksi demontrasi menolak kenaikan harga BBM di kawasan Patung Kuda nekat menerobos kawat berduri yang dipasang aparat kepolisian sebagai pembatas untuk mendekati Istana Negara.

Puluhan mahasiswa itu menarik kawat pembatas serta membakar water barrier yang ada di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat hal tersebut, aparat kepolisian yang berjaga melakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Pantauan tvOnenews.com di lokasi, salah seorang personel Polisi mengimbau dari atas mobil Pengurai Massa (Raisa) kepada massa aksi menggunakan pengeras suara.

Selain itu, Polisi juga membacakan doa keselamatan dan Asmaul Husna yang ditujukkan kepada massa aksi guna mengajak mahasiswa tersebut pulang.

"Assalamualaikum. Saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik yang telah menyampaikan aspirasinya pada hari ini dengan tertib dan damai," kata salah seorang Polisi.

"Izinkan kami akan mengantarkan dengan doa Asmaul Husna, semoga dalam perjalanan saudara-saudara senantiasa diberikan perlindungan dan keselamatan sampai ke rumah masing-masing," sambungnya dari atas mobil Raisa.

Lebih lanjut, Polisi itu juga melantunkan adzan maghrib dan doa Asmaul Husna untuk meredam amarah massa aksi yang makin memanas.

"Baik, izinkan kami melantunkan Asmaul Husna. Allahuma sholi ala Muhammad, ya Robbi sholi alaihi wasalam," ucapnya.

Lebih lanjut, usai melantunkan adzan, Polisi kembali mengingatkan massa aksi untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Masih ada harus esok untuk melakukan hal-hal lain, adik-masih punya kewajiban belajar besok. Sekarang sudah pukul 18.30 WIB, adik-adik sudah melewati tenggat waktu untuk menyampaikan pendapat di muka umum," ujar Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran dari atas mobil Raisa.

Tak hanya itu, Fadil juga mengingatkan bahwa akses jalan yang ditutup imbas adanya aksi demo akan segera dibuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan bahwa setiap orang memang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kata Fadil, perlu diingat bahwa kita juga mempunyai kewajiban untuk menghargai hak-hak orang lain.

"Banyak yang menunggu akses jalan di buka, banyak pekerja yang ingin pulang ke rumahnya bertemu keluarganya, mereka terganggu dengan adanya adik-adik disini, mereka punya hak untuk pulang tepat waktu, mereka punya hak untuk melintasi jalan ini dan kami punya kewajiban untuk mengawal adik-adik," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT