News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jabodetabek Sebagai Megacity akan Jadi Pembahasan Konferensi Internasional di Jakarta

Konferensi internasional yang membahas wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok ,Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bertajuk The 8th International Conference of Jabodetabek Study Forum itu akan diselenggarakan pada Juli 2026.
Kamis, 26 Februari 2026 - 13:58 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy (kelima dari kanan)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Konferensi internasional yang membahas wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok ,Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bertajuk The 8th International Conference of Jabodetabek Study Forum itu akan diselenggarakan pada Juli 2026. Penyelenggaraan dilakukan bersama antara IPB University, Institut Teknologi Bandung (ITB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Kyoto University. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mendukung agenda konferensi anglomerasi tersebut.    

“Forum ini diharapkan tidak sekadar menjadi konferensi akademik biasa, melainkan ruang strategis yang mampu merumuskan strategi, kebijakan, hingga langkah implementasi yang konkret," kata Rachmat Pambudy saat menerima audiensi perwakilan civitas academica dari berbagai instansi tersebut, dari keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menekankan pentingnya arah yang jelas agar konferensi menghasilkan rekomendasi yang berdampak dan tidak berhenti pada diskusi konseptual semata.

Tema yang diangkat dalam konferensi ke-8 adalah penelitian tentang pengelolaan megacity Jabodetabek yang saat ini telah berkembang menjadi salah satu kawasan metropolitan terbesar di dunia, namun belum memiliki pengelolaan kawasan terintegrasi secara khusus.

Kompleksitas persoalan perkotaan Jakarta dan sekitarnya menjadikan kajian mendalam mengenai tata kelola megacity semakin mendesak.

“Permasalahan perkotaan Jakarta sangat kompleks. Karena itu, saya sangat bersyukur dan mengapresiasi adanya inisiatif untuk menyelenggarakan konferensi seperti ini. Semoga forum ini dapat menghasilkan solusi yang nyata,” ujar Kepala Bappenas.

Isu resiliensi menjadi salah satu topik kunci yang akan dibahas, mengingat berbagai tantangan nyata yang dihadapi kawasan perkotaan dewasa ini, meliputi aspek kesehatan, ekonomi, sosial, hingga perubahan iklim.

Sebagai negara dengan sejumlah kawasan metropolitan besar, Indonesia memiliki urgensi untuk memastikan proses mega-urbanisasi berjalan secara tangguh (resilient) dan berkelanjutan (sustainable).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, Indonesia juga berpeluang menjadi model praktik baik dalam tata kelola megacity. Pembelajaran internasional, termasuk pengalaman Jepang melalui Kyoto University, diharapkan dapat memperkaya desain kebijakan domestik.

Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, khususnya transformasi ekonomi berkelanjutan, pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim, penguatan daya saing kawasan dan sistem perkotaan nasional, serta reformasi tata kelola dan kelembagaan pembangunan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT