News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temu Raya Alumni Prakerja, Jokowi Yakin Platform Digital Jadi Kunci Keberhasilan

Presiden Jokowi dalam Temu Raya #KitaPrakerja di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, jawa Barat, Jumat (17/6/2022) meyakini penggunaan platform digital menjadi kunci keberhasilan.
Jumat, 17 Juni 2022 - 20:25 WIB
Presiden Joko Widodo (Kedua Kanan) Usai Menghadiri Silaturahmi Bersama Alumni Kartu Prakerja dalam Temu Raya #Kitaprakerja di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/6/2022)
Sumber :
  • ANTARA

Bogor, Jawa Barat - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Temu Raya #KitaPrakerja di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, jawa Barat, Jumat (17/6/2022) meyakini penggunaan platform digital menjadi kunci keberhasilan dari program Kartu Prakerja, terlebih program itu diawali ketika pandemi Covid-19 mulai merebak di Tanah Air.

Saat menyampaikan arahan di hadapan alumni Kartu Prakerja, Jokowi juga sempat mengenang bagaimana program itu mulai bergulir pada 11 April 2021 hanya selang sekira sebulan setelah kasus Covid-19 pertama terdeteksi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehingga suasananya saat itu suasana Covid. Bagaimana menyiapkan sebuah program tapi suasananya adalah PSBB dan PPKM. Bayangkan," katanya.

Oleh karena itu presiden begitu mengapresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat dan angkatan kerja di Indonesia atas program Kartu Prakerja.

Ia menjabarkan bahwa Kartu Prakerja telah menerima pendaftaran hingga 115 juta orang, yang diverifikasi menjadi 84 juta dan sampai saat ini telah menyalurkan manfaat kepada 12,8 juta orang.

"Besar sekali, ini angka yang tidak kecil 12,8 juta, yang produktivitasnya meningkat, skill-nya meningkat, pengalaman kerjanya meningkat karena pelatihan ini 12,8 juta," ujar Jokowi.

Presiden meyakini bahwa angka itu tercapai berkat penggunaan platform digital sehingga Kartu Prakerja bisa menjangkau dan dimanfaatkan oleh semua masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

"Apa bisa cara-cara ini kita lakukan kalau kita tidak menggunakan platform digital? Tidak mungkin, ya ndak?" katanya yang disambut teriakan, "betul" dari para alumnus Kartu Prakerja yang hadir di lokasi.

"Platform seperti ini hanya bisa dihasilkan anak-anak muda, yang sudah tua seperti saya ini tidak mungkin bisa membikin platform bagus seperti ini," ujar Jokowi, menambahkan.

Jokowi juga mengapresiasi kesediaan anak-anak muda yang berkenan mengabdikan diri menjadi manajemen pelaksana (PMO) Kartu Prakerja, seperti Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dan Direktur Operasi & Teknologi PMO Kartu Prakerja Hengki Sihombing.

"Saya tahu, ini mereka kerja di korporasi gajinya sudah di atas Rp150 juta. Mau bergabung dengan PMO, yang gajinya tidak tahu hanya berapa. Saya malu mau menyebutkan, karena yang gaji pemerintah, mungkin sepertiga mungkin seperempatnya," katanya.

"Mau, bayangkan. Saya sudah kenal banyak PMO yang muda-muda, yang menyiapkan sistemnya, platform-nya, aplikasinya. Dan yang paling penting manfaatnya betul-betul ada," ujar Jokowi, melengkapi.

Jokowi menyebutkan data Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa 88,9 persen alumni Kartu Prakerja mengaku program tersebut berhasil meningkatkan keterampilan mereka.

Karena telah diklaim bermanfaat dan berhasil meningkatkan keterampilan para pesertanya, maka Presiden Jokowi meminta seluruh jajarannya tetap mengevaluasi Program Kartu Prakerja.

"Saya rasa sudah jelas semua manfaat (Kartu Prakerja). Ini yang harus saya apresiasi, Pak Menko beserta seluruh tim, dan kita harapkan terus dievaluasi, dikoreksi, diperbaiki. Masukan-masukan saya kira banyak diterima," kata Presiden.

Dalam acara tersebut sejumlah perwakilan alumni mengusulkan adanya pendampingan usai mengikuti pelatihan, agar mereka betul-betul bisa mengaplikasikan keterampilan maupun memasarkan produk.

Menurut Jokowi, usulan semacam itu sangat baik dan akan ditindaklanjuti seluruh jajarannya.

Diketahui, Kartu Prakerja adalah salah satu program yang dijanjikan oleh Jokowi dalam kampanye Pemilihan Presiden 2019 dan resmi mulai bergulir sejak April 2020. Sejak itu, manfaat Kartu Prakerja telah diterima oleh 12,8 juta orang dalam angkatan kerja dan program tersebut kini akan memasuki gelombang ke-33.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Silaturahim Temu Raya #KitaPrakerja dihadiri 8.000 alumni Kartu Prakerja dari seluruh Indonesia beserta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Cipta Kerja Airlangga Hartarto dan Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko selaku Wakil Ketua Komite Cipta Kerja.

Turut hadir pula mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (ant/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral