Sat-Setnya Dedi Mulyadi Urusi Sekolah Kumuh di Subang, Langsung Beri Uang ke Satpam untuk Beli Sarpras
- YouTube Kang Dedi Mulyadi
Ia mengaku siap memberikan bantuan biaya untuk membangun ulang patung taruna di bagian depan sekolah supaya tampak lebih baik.
"(Patung) itu kalau memang sudah roboh, buka (bongkar). Nanti saya bantu (bangun) patungnya," kata politikus Partai Gerindra itu.
Sang gubernur pun gerak cepat. Ia langsung memeriksa beberapa tempat lain di sekolah seperti tempat wudhu dan kamar mandi.
Ketika diperiksa ternyata banyak kayu berserakan. Menurutnya, kayu-kayu tersebut bisa dibereskan dengan memberdayakan para murid. Bahkan, menurut dia kayu tersebut masih bisa digunakan kembali sebagai kayu bakar.
Dedi juga meminta agar rerumputan di sekitar sekolah dirapikan. Sebab, dari pantauannya rerumputan terlihat sangat tidak rapi dan membuat lingkungan belajar terkesan kumuh.
Menanggapi hal itu, menurut seorang petugas, sekolah itu memiliki dua alat potong rumput. Jumlah itu masih sangat kurang jika dibandingkan dengan luas SMK 2 Subang.
"14 hektare itu 12 (unit alat potong rumput)," kata seorang petugas sekolah.
Langsung sat-set, KDM kemudian mengatakan besok akan mengirimkan tempat sampah dan alat potong rumput ke sekolah tersebut. Tak tanggung-tanggung, ia meminta kepada timnya di lapangan untuk membelikan merek yang bagus.
"Kirim tempat sampah ke SMK 2. 15 tempat sampah ukuran besar plus 10 mesin potong rumput mereknya yang bagus," kata dia ketika menghubungi timnya melalui sambungan telepon.
Dedi pun menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus bersih dan rapi. Jangan sampai ada tumpukan sampah atau menimbulkan suasana kumuh sehingga para murid terganggu. (iwh)
Load more