News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sat-Setnya Dedi Mulyadi Urusi Sekolah Kumuh di Subang, Langsung Beri Uang ke Satpam untuk Beli Sarpras

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan sidak ke SMK 2 Subang. Aksinya ini dilakukan untuk memperbaiki sekolah-sekolah kumuh supaya menjadi lebih bersih.
Jumat, 3 April 2026 - 14:22 WIB
Dedi Mulyadi di SMK Negeri 2 Subang
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) kali ini ke SMK 2 Subang. Betapa terkejutnya ia ketika melihat situasi sekolah itu cukup kumuh.

Di dalam akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, mantan Bupati Purwakarta ini sering membagikan momen dirinya sidak ke daerah-daerah, termasuk sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah sempat sidak anak-anak yang mengendarai sepeda motor di bawah umur, KDM kini melakukan pemeriksaan secara langsung ke sekolah-sekola di lapangan.

Kali ini giliran SMK 2 Subang yang merupakan sekolah kejuruan berfokus pada bidang pertanian. Setelah dimasuki KDM, ternyata banyak hal yang membuatnya langsung geram.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan sidak di SMK 2 Subang
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan sidak di SMK 2 Subang
Sumber :
  • YouTube @Kang Dedi Mulyadi Channel

Ia mengawali sidak di bagian depan sekolah atau tempat pos jaga satpam. Di lokasi itu, Dedi sudah marah-marah karena melihat situasi yang menurutnya kumuh.

Begitu masuk ke dalam pos jaga satpam, ia langsung membuang kursi lipat yang tampak rusak. Ia juga menunjuk beberapa gulungan plastik yang tampak seperti tumpukan sampah.

Dedi pun langsung memanggil tiga siswa yang berada di dekat pos sampah. Tampak ketiga siswa itu langsung sigap ketika dipanggil sang gubernur.

"Kamu kan taruna ya," kata KDM kepada tiga siswa tersebut sambil menyuruh mereka mengambil sampah di dalam pos jaga satpam.

Setelah gulungan plastik itu dibersihkan, terlihat bagian lantai pos satpam sangat kotor dengan tanah bekas jejak sepatu. 

Seorang satpam yang tengah bertugas pun langsung berlarian mengambil kain pel untuk membersihkan pos satpam tersebut.

Ketika sang satpam sedang mengambil kain pel, KDM lalu memanggilnya sambil memberi uang untuk membeli beberapa barang.

"Bapak beli tempat sampah, beli kastop, beli kursi lipat yang benar. Harus ada standarnya," kata Dedi.

"Siap Pak," jawab satpam yang tidak diketahui namanya itu.

Tak berhenti di situ, ketika masuk ke sekolah tersebut Dedi juga meminta agar patung yang roboh di bagian depan segera dibongkar dan diperbarui.

Ia mengaku siap memberikan bantuan biaya untuk membangun ulang patung taruna di bagian depan sekolah supaya tampak lebih baik.

"(Patung) itu kalau memang sudah roboh, buka (bongkar). Nanti saya bantu (bangun) patungnya," kata politikus Partai Gerindra itu.

Sang gubernur pun gerak cepat. Ia langsung memeriksa beberapa tempat lain di sekolah seperti tempat wudhu dan kamar mandi.

Ketika diperiksa ternyata banyak kayu berserakan. Menurutnya, kayu-kayu tersebut bisa dibereskan dengan memberdayakan para murid. Bahkan, menurut dia kayu tersebut masih bisa digunakan kembali sebagai kayu bakar.

Dedi juga meminta agar rerumputan di sekitar sekolah dirapikan. Sebab, dari pantauannya rerumputan terlihat sangat tidak rapi dan membuat lingkungan belajar terkesan kumuh.

Menanggapi hal itu, menurut seorang petugas, sekolah itu memiliki dua alat potong rumput. Jumlah itu masih sangat kurang jika dibandingkan dengan luas SMK 2 Subang.

"14 hektare itu 12 (unit alat potong rumput)," kata seorang petugas sekolah.

Langsung sat-set, KDM kemudian mengatakan besok akan mengirimkan tempat sampah dan alat potong rumput ke sekolah tersebut. Tak tanggung-tanggung, ia meminta kepada timnya di lapangan untuk membelikan merek yang bagus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kirim tempat sampah ke SMK 2. 15 tempat sampah ukuran besar plus 10 mesin potong rumput mereknya yang bagus," kata dia ketika menghubungi timnya melalui sambungan telepon.

Dedi pun menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus bersih dan rapi. Jangan sampai ada tumpukan sampah atau menimbulkan suasana kumuh sehingga para murid terganggu. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral