News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Diuji Bongkar Mafia Cukai Rokok Ilegal, Jejak Pengusaha hingga Oknum Bea Cukai Mulai Terkuak

KPK didesak transparan bongkar mafia cukai rokok ilegal yang diduga libatkan pengusaha dan oknum Bea Cukai, penyidikan mulai mengarah ke jaringan luas.
Kamis, 2 April 2026 - 14:59 WIB
Pita cukai dengan sistem track & trace.
Sumber :
  • Ist

Sorotan Tajam dari Pengamat

Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai peredaran rokok ilegal sebagai kejahatan serius yang berdampak langsung pada penerimaan negara. Selain merugikan dari sisi fiskal, praktik tersebut juga menciptakan ketimpangan dalam industri tembakau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, maraknya rokok ilegal tidak mungkin terjadi tanpa adanya celah dalam sistem pengawasan. Ia bahkan menyinggung kemungkinan adanya pembiaran atau keterlibatan pihak tertentu yang seharusnya bertugas melakukan pengawasan.

Uchok menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan saja. KPK didorong untuk menelusuri lebih dalam, termasuk mengungkap siapa saja yang berperan sebagai pengendali, pelindung, hingga pihak yang menikmati keuntungan dari praktik tersebut.

Transparansi Jadi Kunci

Selain mendorong pengusutan menyeluruh, Uchok juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penanganan kasus. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap komitmen pemberantasan korupsi.

Desakan ini muncul karena publik menilai kasus mafia cukai rokok ilegal berpotensi menjadi salah satu skandal besar jika tidak ditangani secara serius dan terbuka. Transparansi dinilai dapat mencegah spekulasi sekaligus memastikan proses hukum berjalan akuntabel.

Berawal dari OTT KPK

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Operasi tersebut membuka indikasi adanya praktik korupsi yang berkaitan dengan pengurusan cukai.

Sejak saat itu, KPK mulai mengembangkan penyidikan dengan memeriksa berbagai pihak, termasuk pelaku usaha. Proses ini diharapkan dapat mengungkap alur praktik ilegal yang selama ini diduga berlangsung secara sistematis.

Publik Menunggu Ketegasan KPK

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkembangan kasus ini kini menjadi perhatian luas, terutama karena menyangkut sektor strategis yang berhubungan langsung dengan penerimaan negara. Publik menanti langkah tegas KPK dalam membongkar seluruh mata rantai mafia cukai rokok ilegal.

Apakah penyidikan akan mampu menembus aktor-aktor utama di balik praktik tersebut, atau justru berhenti pada level tertentu, menjadi pertanyaan besar yang belum terjawab. Yang jelas, tekanan publik terus menguat agar KPK tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral