News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Tegaskan Asrul Aziz di Arab Saudi Bukan Hambatan, Kasus Kuota Haji Tetap Dikebut

KPK pastikan Asrul Aziz di Arab Saudi bukan hambatan penyidikan kasus kuota haji, koordinasi pemulangan terus dilakukan.
Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB
Jubir KPK, Budi Prasetyo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Keberadaan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Asrul Aziz Taba, di luar negeri tidak menghambat proses penyidikan.

Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan penanganan perkara tetap berjalan meski yang bersangkutan diketahui berada di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK Pastikan Penyidikan Tetap Berjalan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa posisi Asrul di luar negeri bukan menjadi kendala berarti.

Menurutnya, KPK telah menjalin komunikasi dengan tersangka dan memastikan keberadaannya.

“Keberadaan tersangka di luar negeri tidak menjadi kendala dalam penyidikan perkara ini,” ujar Budi di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Diyakini Kooperatif, Komunikasi Sudah Terjalin

KPK juga meyakini bahwa Asrul Aziz akan bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Hal ini didasarkan pada komunikasi yang sudah terjalin antara penyidik dan tersangka.

“Kami meyakini tersangka akan kooperatif karena komunikasi sudah dilakukan dan kami juga telah mengonfirmasi keberadaannya di Arab Saudi,” jelasnya.

Koordinasi dengan Otoritas Arab Saudi

Untuk mempercepat proses hukum, KPK akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk otoritas di Arab Saudi.

Langkah ini dilakukan agar Asrul Aziz dapat segera dipulangkan ke Indonesia dan menjalani pemeriksaan secara langsung.

KPK juga membuka kemungkinan kerja sama melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) serta pihak terkait lainnya.

“Koordinasi intensif akan dilakukan, seperti pada kasus-kasus sebelumnya yang melibatkan tersangka di luar negeri,” tambah Budi.

Tersangka Baru Perluas Kasus

Asrul Aziz merupakan salah satu dari dua tersangka baru yang diumumkan KPK pada 30 Maret 2026.

Selain dirinya, KPK juga menetapkan:

  • Ismail Adham

Penetapan ini memperluas cakupan penyidikan dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Kronologi Kasus Kuota Haji

Kasus ini mulai disidik sejak 9 Agustus 2025, terkait pengelolaan kuota haji Indonesia tahun 2023–2024.

Pada 9 Januari 2026, KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka bersama staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz.

Sementara itu, Fuad Hasan Masyhur sempat dicegah ke luar negeri, meski tidak ditetapkan sebagai tersangka.

Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan yang diterima KPK pada 27 Februari 2026, kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp622 miliar.

Nilai tersebut menjadi dasar bagi KPK untuk menelusuri aliran dana sekaligus memaksimalkan pengembalian kerugian negara (asset recovery).

Dinamika Penahanan Yaqut

Dalam proses penyidikan, Yaqut sempat menjalani beberapa perubahan status penahanan.

Ia ditahan di Rutan KPK pada 12 Maret 2026, lalu dialihkan menjadi tahanan rumah pada 19 Maret 2026.

Namun, pada 24 Maret 2026, statusnya kembali menjadi tahanan rutan setelah evaluasi dilakukan oleh KPK.

Penyidikan Terus Berlanjut

KPK menegaskan bahwa seluruh rangkaian penyidikan akan terus berjalan, termasuk pemanggilan saksi dan penelusuran aliran dana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberadaan tersangka di luar negeri bukan menjadi penghalang, melainkan bagian dari tantangan yang dapat diatasi melalui kerja sama internasional.

Dengan langkah ini, KPK berharap proses hukum berjalan efektif sekaligus mampu mengembalikan kerugian negara secara maksimal. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral