GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepada Gubernur KDM, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ceritakan Kronologi Ustaz di Karawang Dikeroyok atas Dugaan Garap Istri Orang

Bhabinkamtibmas hingga Babinsa diundang Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) untuk mengungkap kronologi pengeroyokan terhadap Ustaz FT di Tirtajaya, Karawang akibat dugaan selingkuh dengan istri orang.
Minggu, 29 Maret 2026 - 19:45 WIB
Bhabinkamtibmas hingga Babinsa Desa Pisangsambo, Tirtajaya, Karawang diundang Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) untuk menceritakan kronologi pengeroyokan terhadap ustaz di Karawang
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & tvOneNews

Subang, tvOnenews.com - Kasus dugaan pengeroyokan menyebabkan seorang tokoh agama atau ustaz di Karawang, FT alias AP (42) babak belur viral di media sosial. Insiden ini langsung mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Peristiwa dialami Ustaz FT terjadi di Dusun Tamiang, Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Kamis (26/3/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan terkait motif dugaan pengeroyokan, ratusan massa mendapat kabar ustaz itu diduga berhubungan intim dengan istri orang, UM.

Menyikapi hal itu, KDM mengundang Bhabinkamtibmas hingga Babinsa Desa Pisangsambo, Tirtajaya, Karawang. Ia ingin mengetahui kronologi dan motif resmi dugaan pengeroyokan terhadap ustaz.

"Apa sih sebenarnya yang terjadi di Desa Pisangsambo? Kita jelasin peristiwa seperti ini agar tidak jadi simpang siur dan mudah-mudahan itu peristiwa terakhir dan nggak boleh terjadi lagi," ujar KDM dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Minggu (29/3/2026).

Kronologi Ustaz di Tirtajaya Karawang Dikeroyok Massa

Detik-detik Ustaz Diamuk Massa Usai Digerebek Bersama Istri Orang
Detik-detik Ustaz Diamuk Massa Usai Digerebek Bersama Istri Orang
Sumber :
  • Instagram @bewara_pangalengan

Kepada KDM, Bhabinkamtibmas Desa Pisangsambo, Tirtajaya, Karawang, Aipda Adang Suhaya menjelaskan kronologi dugaan pengeroyokan membuat Ustaz FT babak belur.

Adang menyampaikan bahwa, pihak Kepolisian mulanya mendapat laporan dari Kepala Dusun Tamiang. Polisi diinformasikan adanya dugaan pencurian.

Adang kebetulan sedang mewakili Kapolsek Tirtajaya untuk rapat di kecamatan. Ia saat itu belum langsung tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, pihak Kapolsek hingga Babinsa setempat menghubunginya. Ia mengatakan, kondisi ratusan warga sudah berkumpul sebelum menghajar tokoh agama tersebut.

"Setelah datang ke TKP, memang warga sudah kumpul. Posisi terduga pelaku itu sudah diamankan di pos," terangnya.

Ia mengatakan, Babinsa, polisi hingga Kades Pisangsambo sudah tiba di TKP. Pada saat itu ia dan tim langsung berusaha mengamankan terduga pelaku.

Massa Hajar Ustaz di Karawang

Dalam video viral yang direkam menantu korban, ratusan massa sudah berkumpul di TKP. Di sana, massa terlihat sudah tak kuasa menahan emosinya.

Mereka langsung melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku. Adang kebetulan terekam sedang mengamankan tokoh agama tersebut.

Adang menuturkan, amukan massa sulit dikendalikan. Aksi kekerasan terus terjadi saat terduga pelaku berusaha dilindungi olehnya.

"Langsung mau ngebonceng terduga pelaku. Kebetulan situasi warga sudah ramai, ya seperti di video lah," jelasnya.

Sementara, Babinsa Desa Pisangsambo, Serda Usep Sukendar menjelaskan, kejadian tersebut terjadi di area rumah korban berinisial D (55) di Desa Pisangsambo, Tirtajaya, Karawang.

"Di rumah saudara perempuan, warga Desa Pisangsambo binaan kita di wilayah RT 12, Pak Gub," kata Usep.

Usep membenarkan terduga pelaku sempat diikat oleh massa di pos ronda. Itu terjadi ketika aparat baru mendatangi TKP.

Usep menjelaskan, aparat memastikan laporan tersebut berdasarkan dugaan pencurian. Pihaknya bertanya kepada warga mengenai penyebab aksi kekerasan tersebut.

"Ternyata bukan pencurian, ternyata ada indikasi (dugaan perselingkuhan dan hubungan intim)," imbuhnya.

Kemudian, aparat berhasil mengamankan meski terduga pelaku sudah babak belur. Selepas itu, FT langsung dibawa ke Polsek Tirtajaya dan Mapolres Karawang untuk kebutuhan proses penyelidikan.

Ustaz di Karawang Ngaku Belum Hubungan Intim dengan Istri Orang

Lebih lanjut, Usep menyampaikan fakta terbaru. Berdasarkan hasil keterangan terduga pelaku, Ustaz FT mengakui perbuatannya.

Akan tetapi, kata Usep, terduga pelaku menegaskan dirinya belum melakukan hubungan intim hingga berzina dengan UM.

"Setelah kita bawa ke Polsek sama Polres. Itu (kata terduga pelaku) belum terjadi, cuma mungkin itu sudah informasinya ada hubungan (perselingkuhan dan perzinahan)," bebernya.

Usep mengatakan, kondisi FT saat digerebek warga berada di dalam kamar istri korban. Posisinya terletak di belakang area rumah.

Sementara, Kepala Desa (Kades) tempat tinggal terduga pelaku menjelaskan awal kronologi dugaan perselingkuhan melibatkan Ustaz FT dengan istri korban.

Kata dia, FT mengaku sempat tidak mau berhubungan dengan istri korban. Namun, ia didesak untuk melanjutkan hubungannya.

"Awalnya dia nggak mau. Akhirnya kata si teteh (istri korban), 'ayo A, namanya kita baik-baik awalnya'. Jadi di situlah ada keterpaksaan," tutur sang kades.

Dari sinilah, dugaan motif itu terjadi sebelum kejadian pengeroyokan. Saat tiba di rumah korban, terlapor diinterogasi lantaran pihak keluarga menduga adanya perselingkuhan.

"(Ustaz FT) mengaku, dia pernah mengaku. Jadi, peristiwanya bukan waktu kejadian, tapi sebelumnya," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan terduga pelaku dengan istri korban sudah kenal selama tujuh tahun. Ustaz itu menganggap istri korban sebagai anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tanya 'sudah berapa kali melakukan (hubungan intim)?'. Kata dia 'Sudah 2 tahun ke sini, kalau sering nggak'," kata sang kades.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral