GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Efek Domino Tahanan Rumah Yaqut: Deretan Terdakwa Ikut Ajukan, Isu Tekanan Politik Mencuat

Polemik status tahanan Yaqut memicu sorotan publik, KPK minta maaf di tengah dugaan kejanggalan dan tekanan politik.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:30 WIB
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Saat Digiring Menuju Mobil Tahanan.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Kekhawatiran Soal Keadilan dan Risiko Pelarian

Komisi III DPR turut menyoroti langkah KPK tersebut. Mereka mempertanyakan jaminan bahwa Yaqut tidak akan melarikan diri selama menjalani tahanan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, DPR juga mengingatkan bahwa keputusan tersebut berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat. Apalagi, fakta bahwa Yaqut tidak terlihat di Rutan KPK saat pelaksanaan salat Id memperkuat persepsi adanya perlakuan khusus.

Informasi mengenai perpindahan Yaqut yang tidak diketahui oleh sebagian tahanan lain juga memicu kebingungan dan spekulasi di internal rutan.

Desakan Investigasi oleh Dewan Pengawas KPK

Polemik yang terus berkembang membuat Dewan Pengawas KPK didesak untuk turun tangan. Ketua MAKI, Boyamin Saiman, menilai perlu adanya penyelidikan terkait dugaan pelanggaran kode etik dalam proses pengalihan status tahanan tersebut.

Menurutnya, sejak KPK berdiri, perubahan jenis penahanan biasanya didasarkan pada alasan kuat, terutama kondisi kesehatan serius yang membutuhkan perawatan intensif di luar rutan.

Karena itu, perubahan status Yaqut dinilai perlu dikaji secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada penyimpangan prosedur.

KPK Minta Maaf, Klaim Sesuai Prosedur

Di tengah polemik yang terus bergulir, KPK akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengakui bahwa keputusan tersebut telah menimbulkan kegaduhan, terutama di momen Lebaran.

Meski demikian, KPK menegaskan bahwa pengalihan status tahanan Yaqut merupakan keputusan lembaga, bukan keputusan individu. Proses tersebut disebut telah melalui rapat dan mempertimbangkan aspek hukum yang berlaku, termasuk ketentuan dalam KUHAP.

KPK juga membantah tudingan bahwa keputusan itu dilakukan secara tertutup. Menurut mereka, seluruh pihak yang berkepentingan telah menerima pemberitahuan sesuai prosedur.

Selain itu, KPK menyebut pengalihan tersebut merupakan bagian dari strategi penyidikan untuk mempercepat penanganan perkara. Namun, penjelasan ini belum sepenuhnya meredam kritik publik.

Status Berubah dalam Waktu Singkat, Publik Pertanyakan Konsistensi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yaqut diketahui mulai ditahan pada 12 Maret 2026 sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji. Selang sepekan, statusnya diubah menjadi tahanan rumah pada 19 Maret 2026.

Namun, keputusan tersebut kembali berubah hanya dalam hitungan hari. Pada 24 Maret 2026, Yaqut dikembalikan ke Rutan KPK.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral