Lebaran Tak Setara? Yaqut di Rumah, Tahanan KPK Lain Bertahan di Rutan
- tvOnenews - Aldi Herlanda
Jakarta, tvOnenews.com - Perayaan Idulfitri identik dengan momen kebersamaan keluarga. Namun bagi sebagian orang, terutama mereka yang tengah menjalani proses hukum, Lebaran harus dilalui dalam keterbatasan. Di rumah tahanan, suasana hari raya tetap terasa, meski jauh dari keluarga dan penuh keterbatasan ruang gerak.
Bagi para tahanan, Lebaran menjadi momen yang penuh haru. Tradisi seperti salat Id, makan bersama, hingga silaturahmi hanya bisa dilakukan secara terbatas. Rasa rindu terhadap keluarga pun menjadi bagian yang tak terpisahkan dari suasana hari kemenangan tersebut.
Di sisi lain, kondisi berbeda bisa terjadi tergantung situasi hukum masing-masing tahanan. Ada yang tetap berada di dalam rutan, sementara sebagian lainnya mendapat kebijakan khusus sesuai kebutuhan penyidikan. Perbedaan ini kerap menjadi sorotan, terutama jika terjadi pada figur publik.
Situasi tersebut terlihat dalam perayaan Lebaran tahun ini di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di tengah puluhan tahanan yang merayakan hari raya dari balik Rutan KPK, satu nama justru sempat merasakan suasana Lebaran di rumah.
Perbedaan inilah yang kemudian memunculkan perhatian publik. Kontras antara satu tahanan dengan lainnya dinilai cukup mencolok, terlebih momen Lebaran identik dengan nilai keadilan dan kebersamaan.
Yaqut Sempat Lebaran di Rumah, Tahanan Lain Tetap di Rutan
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, diketahui sempat menjalani pengalihan status penahanan dari rutan menjadi tahanan rumah menjelang Lebaran 2026.
Yaqut awalnya ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sejak Kamis, 12 Maret 2026. Namun, tujuh hari kemudian atau pada 19 Maret 2026, status penahanannya dialihkan menjadi tahanan rumah, hanya dua hari sebelum Idulfitri.
Selama empat hari menjalani tahanan rumah, Yaqut pun dapat merayakan Lebaran bersama keluarga. Ia mengaku bersyukur bisa memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi, termasuk melakukan sungkem kepada ibundanya.
“Alhamdulillah saya bisa sungkem ke ibu saya,” ujar Yaqut saat kembali ke Gedung KPK.
Sementara itu, di waktu yang sama, puluhan tahanan KPK lainnya tetap menjalani Lebaran dari dalam rutan. Mereka tidak mendapatkan pengalihan penahanan dan harus merayakan hari raya dalam keterbatasan.
Load more