Bukan Cuma Sheila Dara, Keluarga Vidi Aldiano Juga Tetap Tenang dan Ramah Usai Berpulangnya Sang Duta Persahabatan, Sempat Berpesan "Jangan Sampai Kehujanan"
- Instagram @vidialdiano
Jakarta, tvOnenews.com - Bukan cuma Sheila Dara, keluarga Vidi Aldiano juga tetap tenang dan ramah usai berpulangnya sang duta persahabatan.
Sebelumnya diberitakan, Vidi Aldiano sang penyanyi dan penulis lagu tersohor di Indonesia dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) sore.
Kabar duka tersebut disampaikan sejumlah artis dan musisi lainnya melalui media sosial.
Akhirnya kabar tersebut dikonfirmasi pihak keluarga. Mereka mengkonfirmasi Vidi Aldiano meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Diketahui Vidi Aldiano mengidap kanker ginjal sejak 2019. Dia sempat menjalani operasi dan perawatan medis di luar negeri.
Dalam beberapa bulan terakhir, aktivitasnya di dunia hiburan berkurang karena fokus pada pemulihan kesehatan.
Usai dikabarkan meninggal dunia, sejumlah artis dan musisi mendatangi rumah duka. Salah satunya, yakni Chua Kotak.
Lewat unggahan Instagram-nya dikutip pada Minggu (8/3/2026), Chua Kotak mengungkap kondisi Sheila Dara istri Vidi Aldiano dan keluarga lainnya.
Menurut Chua Kotak, mereka semua sangat tenang dan ramah.
Mulanya dia menceritakan awal mula mengenal Vidi Aldiano karena sesama musisi. Akan tetapi, secara pribadi dia belum mengenal keluarganya.
Namun, saat bertemu keluarga Vidi Aldiano salah satunya adiknya, yakni Vadi, Chua Kotak menyebut dia menyambut semua tamu yang datang tanpa terkecuali.
“Tatapan matanya hangat. Senyum matanya tulus. Kepada kami—saya, Tantri dan Arda—dia mengucapkan terima kasih satu per satu lalu mempersilakan kami naik ke lantai atas. Cara bicaranya seperti kepada teman yang sudah lama dikenal. Seramah itu,” ujarnya.
“Lalu kami naik tangga dan bertemu dengan istri almarhum, Sheila Dara. Kami pun menyampaikan belasungkawa. Tatapannya juga sangat hangat saat menyambut salaman tangan kami dengan senyum manisnya. Ia terlihat begitu tenang dan ramah,” sambung Chua Kotak.
Chua Kotak mengaku ingin menangis melihat ketenangan dan keramahan Sheila Dara.
“Jujur malah kami hampir menangis karena berduka. Melihat Sheila setenang dan sekuat itu membuat kami ikut berusaha tegar. Masa iya kami yang menangis, iya kan?,” terang dia.
Dia lantas menceritakan pertemuannya dengan ibu Vidi Aldiano.
Menurut dia, ibu Vidi Aldiano memperlakukan semua teman dan sahabat Vidi Aldiano layaknya anaknya sendiri.
Bahkan, kata dia, ibu Vidi Aldiano seperti seorang ibu yang mengayomi anak-anaknya.
“Ucapan terima kasih terus terucap dari mulutnya sambil tersenyum. Senyumannya sangat cantik dan manis. Saat bersalaman, tangannya juga mengusap-usap tangan dan pundak kami dengan lembut,” ungkapnya.
Setelah berdoa dan menyampaikan belasungkawa, Chua Kotak pun pamit dan bertemu ayah Vidi Aldiano. Seperti anggota keluarga yang lain, dia disambut dengan senyuman hangat.
“Malam itu hujan deras sekali. Bahkan sampai sekarang pun masih hujan deras. Tahu tidak apa yang pertama kali dikatakan ayahnya almarhum saat kami pamit?, ‘Kalian enggak basah kan? Jangan sampai kehujanan ya’. Ah manis sekali,” kata Chua Kotak.
Begitu juga dengan adiknya Vidi Aldiano. Lagi-lagi dia berpesan agar Chua Kotak tidak kehujanan saat pulang
“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu,” terangnya.
Chua Kotak baru pertama kali bertemu dengan keluarga Vidi Aldiano. Menurut dia, keluarga Vidi Aldiano sangat baik padahal baru pertama kali bertemu.
“Ini pertama kalinya saya bertemu langsung dengan keluarga almarhum karena malam itu saya ingin mengucapkan belasungkawa secara langsung dan masyaallah pantas saja Vidi begitu baik. Keluarganya pun sangat baik. Baik banget. Pernah enggak sih kalian ketemu seseorang, tapi hati kalian langsung tahu, ‘Ini orang baik’. Begitulah saya rasakan,” katanya. (nsi)
Load more