GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Akui Daerah 3T Butuh MBG, tapi Sayangkan Pakai Anggaran Pendidikan

PDIP akui program MBG sangat dibutuhkan di wilayah-wilayah tertentu, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan tingkat kemiskinan tinggi.
Kamis, 26 Februari 2026 - 03:28 WIB
Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat dibutuhkan di wilayah-wilayah tertentu, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta kawasan dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Dia menyebut kebutuhan terhadap MBG dirasakan secara nyata oleh masyarakat di sejumlah daerah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya harus kembali mengatakan bahwa MBG itu untuk wilayah-wilayah tertentu memang sangat membutuhkan, seperti daerah 3T, seperti daerah-daerah yang tingkat kemiskinannya tinggi. Itu sangat butuh,” kata Esti di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Wakil Ketua Komisi X DPR itu mengaku kerap mendapat pertanyaan terkait kapan program MBG hadir di daerah yang dia kunjungi, salah satunya Aceh Utara.

“Kami juga hadir di tengah-tengah mereka dan mereka menanyakan, 'MBG kami kapan Bu, kok kami belum ada MBG?', termasuk ketika kami berkunjung ke daerah bencana, Aceh Utara waktu itu belum ada,” katanya.

Kritik Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Meski demikian, Esti mempertanyakan anggaran MBG yang diambil dari pos anggaran pendidikan.

Pasalnya, dia menilai sektor pendidikan masih membutuhkan alokasi anggaran yang besar, khususnya untuk kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Di luar daripada itu adalah bahwa apakah anggarannya harus sebesar itu diambilkan dari anggaran pendidikan? Di kala kita masih sangat membutuhkan anggaran-anggaran,” kata Esti.

“Uapa? Satu, untuk kesejahteraan guru, yang kemudian juga masih banyak guru-guru yang berpenghasilan sungguh tidak manusiawi,” lanjutnya.

Esti mengatakan masih banyak guru yang menerima gaji kecil di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP).

Selain itu, kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu juga dinilai berdampak pada gaji yang diterima.

“Yang kedua juga soal bagaimana kita berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita,” kata Esti.

Menurut dia, pemerataan kualitas pendidikan sulit tercapai jika sarana dan prasarana sekolah belum memadai.

Dia mengungkapkan masih banyak sekolah di wilayah terdampak bencana yang melakukan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fasilitas seperti meja, kursi, dan alat praktik, khususnya di sekolah menengah kejuruan (SMK), juga masih belum tersedia.

“Kita selalu bicara pendidikan bermutu dan setara. Bagaimana bisa setara ketika sarana prasarana yang dimiliki oleh sekolah-sekolah tersebut, tidak mampu untuk mencapai pendidikan yang setara dengan tempat-tempat yang memang sudah mempunyai fasilitas pendidikan yang sangat baik,” ujarnya. (saa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT