Gempa Magnitudo 7,1 Terjadi di Sabah Tidak Berpotensi Tsunami di Kalimantan Utara, BMKG Sebut Guncangan Akibat Deformasi Lempeng Laut Filipina
- Shutterstock
Jakarta, tvOnenews.com - Gempa Magnitudo 7,1 terjadi di Sabah, Malaysia, pada Senin (23/2/2026) pukul 01:57:46 WITA. Gempa tektonik itu tidak berpotensi tsunami di wilayah Kalimantan Utara.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episenter gempa Magnitudo 7,1 itu terletak pada koordinat 6.94° LU, 116.26° BT atau sekitar 109 kilometer timur laut Kota Kinabalu di kedalaman 628 kilometer.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi Sabah merupakan jenis gempa bumi dalam.
Gempa ini terjadi akibat aktivitas deformasi dalam lempeng laut Filipina.
Adapun berdasarkan hasil analisis, gempa yang mengguncang Sabah memiliki mekanisme pergerakan sesar geser naik atau oblique Thrust-Fault.
Gempa Magnitudo 7,1 ini menimbulkan guncangan di daerah Nunukan dengan skala intensitas III MMI.
Dalam skala tersebut, getaran dirasakan nyata dalam rumah atau seakan-akan truk sedang berlalu.
Sementara itu, di daerah Tarakan, guncangan ini berada pada skala intensitas II MMI.
Dalam skala tersebut, getaran dirasakan beberapa orang hingga benda-benda ringan yang digantung bergoyang. (ant/nsi)
Load more