News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangis Ayah Nizam Pecah Saat Dengar Pesan Terakhir Anaknya Sebelum Meninggal Dunia Diduga Dianiaya Ibu Tiri

Nasib pilu dialami Anwar Satibi alias Awang yang kehilangan anaknya, Nizam Syafei atau NS (12) meninggal dunia diduga dianiaya oleh ibu tirinya minum air panas
Minggu, 22 Februari 2026 - 23:53 WIB
Ayah Nizam, Bocah 12 Tahun Diduga Dianiaya Ibu Tiri
Sumber :
  • Tim tvOne - Kabar Petang

tvOnenews.com - Nasib pilu dialami Anwar Satibi alias Awang yang kehilangan anaknya, Nizam Syafei atau NS (12) meninggal dunia diduga dianiaya oleh ibu tirinya.

NS yang berasal dari Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi ini mengalami luka bakar hingga memar di seluruh tubuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum meninggal, Nizam sempat mengalami sakit demam hingga mengigau. Saat itu Awang yang berada di Sukabumi bergegas pulang karena ditelepon sang istri.

Sesampainya dirumah, Anwar Satibi terkejut melihat anaknya mengalami luka bakar hingga kulit terkelupas di sekujur tubuhnya.

Melalui wawancara pada program Kabar Siang, tvOne, Minggu (22/2/2026) Anwar menanyakan kepada istri mengenai kejadian yang mengakibatkan anaknya mengalami luka bakar.

Namun, istrinya mengaku bahwa anaknya hanya mengalami demam hingga kulitnya terkelupas.

“Pertama kali saya tanya waktu saya datang dari Sukabumi itu, ‘Ma ini kenapa kulit si Raja (NS) seperti ini?’,” ungkap Anwar Satibi atau Awang pada program Kabar Siang, tvOne, Minggu (22/2/2026).

“Istri saya santai saja, dia menjawab ke saya ‘iya kan Raja lagi sakit, sakitnya sakit panas. Jadi kalau sakit panas memang suka begitu. Kulitnya suka ngelupas’,” sambungnya.

Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Sumber :
  • Youtube tvOnenews

Saat Anwar ingin mengonfirmasi perkataan istrinya, Nizam justru tidak menjawab apapun. Namun ia sempat memberikan pesan terakhir yang menyayat hati.

“Saya tanya si Raja ini nggak mau ngomong, tapi dia ngomong ke saya. Dia sambil pegang pipi saya sambil melihat muka saya bilang begini ‘Ayah, maafkan Dedek’,” kata ayah Nizam.

“Disitu saya nangis terus saya peluk ‘Kamu nggak perlu minta maaf, ayah yang minta maaf ke kamu’,” lanjutnya menjelaskan.

Sambil menangis, ia memeluk dan meminta maaf kepada Nizam. Mendengar pesan terakhir itu membuat dadanya terasa sesak dan sangat terpukul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia teringat dengan cita-cita mulia dari Nizam yang menurutnya berbeda dari anak-anak lainnya, yaitu menjadi seorang Kiai atau Ulama.

“Kalau anak lain cita-citanya ingin jadi dokter, ingin jadi pilot, ingin jadi apalah gitu. Anak saya ini dia punya cita-cita ingin jadi Kiai, ingin jadi ulama. Ini yang membuat saya sakit,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral