News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Kejadian Versi Ayah Korban Tewas yang Dianiaya Anggota Brimob di Maluku, Bantah Anaknya Ikut Balap Liar: Menyesatkan!

Ayah AT, korban penganiayaan oleh anggota Brimob di Kota Tual, Maluku Tenggara menjelaskan kronologi kejadian kematian anaknya. Ia membantah isu balap liar.
Minggu, 22 Februari 2026 - 20:48 WIB
Anggota Brimob yang jadi tersangka penganiayaan anak di Maluku
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Rijik Fikri Tawakal, ayah AT (14) anak yang tewas dianiaya oleh anggota Brimob di Kota Tual, Maluku Tenggara buka suara soal kronologi kejadian kematian anaknya.

Diketahui, AT tewas usai dipukul menggunakan helm oleh seorang anggota Brimob berinisial MS pada Kamis (19/2/2026) lalu. Saat itu, AT berkendara menggunakan motor bersama kakaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian itu tak hanya menewaskan AT, tapi juga melukai sang kakak. Rijik menjelaskan, anak sulungnya itu menderita patah tulang di bagian tangan kanan.

Adapun kronologi kejadiannya adalah, saat itu pagi hari Kamis, AT dan kakaknya keluar rumah berboncengan menggunakan motor sekitar pukul 06.15 WIT. Kepada Rijik, kedua anaknya berkata ingin jalan-jalan di sekitar rumah sakit. 

"Mereka menuju rumah sakit, itu posisi balik. Sebelum sampai, ada seorang ibu-ibu berteriak di depan awas ada mobil Brimob," kata Rijik, dalam Kabar Petang tvOne, Minggu (22/2/2026).

Anak sulungnya bersaksi pada Rijik, bahwa ia memang sudah melihat mobil Brimob dari kejauhan. Kakak beradik itu pun melaju menggunakan motor seperti biasa.

Berdasarkan kesaksian kakak korban, ia kemudian melihat seorang anggota Brimob berjalan ke pembatas jalan dan telah melepas helmnya sehingga terlihat jelas wajahnya.

"Di pembatas jalan itu ada pepohonan, jadi dia (pelaku) berdiri di pepohonan itu, dia sudah melihat anak saya dari jauh mungkin," kata Rijik.

Meski begitu, sang kakak tidak mengetahui apa maksud anggota Brimob itu. Tiba-tiba saja tanpa ada keterangan apa pun, ketika mereka berpapasan kepala adiknya dipukul menggunakan helm.

Anaknya pun bersaksi kepada Rijik bahwa mereka hanya naik motor sendirian, tidak ada konvoi di belakangnya. Hal ini menegaskan bahwa kakak beradik itu tidak ikut balap liar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Rijik juga mengatakan anaknya tidak melaju dengan kecepatan tinggi seperti yang diberitakan. Buktinya adalah kondisi motor masih baik-baik saja, tidak mengalami rusak parah.

"Sampai di tempat itu dia memukul anak saya, tidak ada imbauan, dia memukul itu anak saya dari depan, jadi setahu saya kakaknya ceritanya seperti itu," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral