News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangis Ayah yang Anaknya Tewas Dianiaya Anggota Brimob di Maluku, Ungkap Pelaku Sempat Tak Mau Ngaku Saat Dikonfrontasi

Setelah anaknya tewas dianiaya anggota Brimob, ayah AT, Rijik mengaku sangat terpukul. Ia mengatakan, sempat konfrontasi pelaku tapi tak mengakui perbuatannya.
Minggu, 22 Februari 2026 - 17:04 WIB
Tangis Ayah yang Anaknya Tewas Dianiaya Anggota Brimob di Maluku, Ungkap Pelaku Sempat Tidak Mau Ngaku Saat Dikonfrontasi
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang anak berinisial AT (14) tewas akibat dianiaya oleh seorang anggota Brimob berinsial MS di Kota Tual, Maluku, Kamis (19/2/2026).

Sang ayah, Rijik Fikri Tawakal masih merasa sangat terpukul atas meninggalnya anak bungsunya itu. Ia mengungkapkan, saat kejadian sempat mendatangi Mako Brimob

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rijik menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis pagi. Dua anaknya meminta izin untuk keluar tapi tak diizinkannya.

Ia pun tak mengetahui bahwa ternyata kedua anaknya pergi keluar naik motor. Namun, tak lama kemudian sang kakak kembali dan mengabarkan adiknya dipukul anggota Brimob.

"Pas dia mau keluar mau jalan-jalan pakai motor, saya sudah larang. Tapi saya pikir dia enggak pergi. Baru jam 6.30 itu dia sudah balik, dia keluar sekitar 6.20, dia ngomong sama saya, Abah, korban dipukul sama oknum Brimob," kata Rijik, dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Minggu (22/2/2026).

Mulanya, sang ayah tidak berpikiran aneh. Ia mengira anaknya hanya dipukul atau ditampar. Akhirnya, ia bersama anak sulungnya bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP).

Ternyata di lokasi anaknya terluka parah dan ada mobil patroli polisi. Anaknya pun dibawa ke sebuah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Rijik kemudian bersama rombongannya mendatangi Mako Brimob setempat. Anak sulungnya menunjuk salah satu aparat yang diduga melakukan penganiayaan.

Anggota Brimob yang jadi tersangka
Anggota Brimob yang jadi tersangka
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

"Saya pertama kali ketemu dia (pelaku) di Mako Brimob. Waktu pas kejadian saya langsung ke sana, tapi saat nanya sama dia, dia mengelak. Dia mengelak pas anak saya yang satu ini langsung nunjuk. Ini sudah pelaku mukul pakai helm, tapi dia mengelak," katanya.

Sementara itu, AT mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun, remaja 14 tahun itu akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada sekitar pukul 13.00 WIT.

Sementara kondisi kakak korban mengalami luka-luka serta bagian tangan kanannya patah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun saat ini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.  

Diketahui, peristiwa ini bermula ketika kakak adik tersebut mengendari motor dari arah Ngadi menuju Tete Pancing.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral