Sepasang Remaja Tewas Tertemper KA Jayakarta Jurusan Pasar Senen–Surabaya
- Eddy Suryana/tvOnenews
Purworejo, tvOnenews.com - Dua orang remaja dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper kereta api Jayakarta Pasar Senen–Surabaya di jalur rel wilayah Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Rabu (28/1/2026) malam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Kutoarjo, Iptu Yogo Sutrisno, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.38 WIB di jalur rel hilir KM 479+9/0, petak Stasiun Jenar–Kutoarjo, tepatnya di Kampung Bedeng RT 003 RW 006, Kelurahan Kutoarjo, Kecamatan Kutoarjo.
“Kejadian melibatkan dua orang pelajar yang berada di jalur rel saat KA Jayakarta melintas,” ujar Iptu Yogo.
Kedua korban masing-masing berinisial EAF (19), warga Desa Sokowaten, Kecamatan Banyuurip, dan AS (16), warga Desa Pekutan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Keduanya diketahui berstatus pelajar.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat pusat pengendali perjalanan KA Jayakarta melaporkan adanya seorang laki-laki dan seorang perempuan yang berada di jalur rel.
Masinis KA Jayakarta telah membunyikan semboyan peringatan (semboyan 35), namun karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Petugas keamanan Stasiun Kutoarjo yang mendatangi lokasi menemukan kedua korban telah meninggal dunia di sisi selatan rel kereta api.
Jarak korban dengan rel sekitar dua meter, dengan jarak antar korban kurang lebih dua meter.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kutoarjo. Petugas Polsek Kutoarjo bersama Tim Inafis Polres Purworejo, Satreskrim, Pamapta, serta tim medis dari PMI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala. Korban laki-laki mengalami luka robek di kepala bagian kiri, sedangkan korban perempuan juga mengalami luka robek di kepala. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas juga menemukan satu unit sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi AA 2123 QL milik korban laki-laki, yang berada sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
Ketua Regu Tim Posko Ambulans PMI Kabupaten Purworejo, Yuli, mengatakan pihaknya mengevakuasi kedua korban ke RSUD dr. Tjitro Wardjojo Purworejo setelah proses identifikasi selesai dilakukan oleh kepolisian dan Tim Inafis.
“Korban dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan, meninggal dunia di tempat kejadian,” ujarnya.
Kedua jenazah selanjutnya menjalani pemeriksaan medis di RSUD dr. Tjitro Wardjojo Purworejo. Hasil pemeriksaan sementara menyimpulkan penyebab meninggal dunia akibat luka di bagian kepala karena tertabrak kereta api.
Pihak kepolisian telah melakukan pendataan saksi dan barang bukti, serta berkoordinasi dengan keluarga korban.
Keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak mana pun.
Iptu Yogo juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api.
“Kami mengimbau warga agar tidak nongkrong atau beraktivitas di sekitar rel, karena kereta api melintas setiap waktu dan sangat berbahaya,” tegasnya. (esa/muu)
Load more