GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BGN Tegaskan Susu Tak Wajib di Semua Daerah, Bisa Diganti Protein Setara

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan, susu dalam program MBG tidak bersifat wajib secara nasional, bisa diganti dengan protein lain.
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:21 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan, pemberian susu dalam program makan bergizi gratis (MBG) tidak bersifat wajib secara nasional.

Susu sapi dapat diganti dengan sumber protein dan kalsium lain, terutama di daerah yang tidak memiliki sapi perah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dadan, kebijakan tersebut diambil untuk menghindari tekanan berlebihan terhadap satu komoditas pangan yang dapat memicu lonjakan harga di pasar.

“Dan kami memang menghindari penggunaan menu nasional dalam waktu bersamaan,” kata Dadan, Kamis (22/1/2026).

Ia mencontohkan pengalaman saat BGN sempat menetapkan menu seragam secara nasional. Pada momen tertentu, kebijakan itu justru berdampak langsung pada kenaikan harga bahan pangan.

“Mungkin hanya momen-momen tertentu seperti contohnya 17 Oktober kami meminta agar seluruh SPPG memasak nasi goreng dan telur ceplok. Dan hari itu harga telur naik Rp3.000 karena secara nasional ketika penerima manfaat masih 35 juta, dibutuhkan 2.600 ton telur, sehingga kenaikan terjadi,” jelasnya.

Dadan menegaskan, dengan tidak menetapkan menu nasional secara seragam, tekanan terhadap satu komoditas bisa dikurangi.

“Dengan tidak ada ketetapan menu nasional, maka tekanan kepada produk itu bisa dikurangi,” ujarnya.

BGN, kata Dadan, juga telah menyiapkan mekanisme pengalihan menu ketika harga bahan pangan tertentu mengalami kenaikan. Salah satunya dengan mendorong substitusi sumber protein.

“Nah, kami juga sekarang memiliki mekanisme ketika harga telur naik, harga ayam naik, maka kami minta kepada seluruh SPPG agar contohnya di akhir Desember itu untuk lebih banyak memasak ikan,” katanya.

Kebijakan tersebut, lanjut Dadan, berdampak langsung pada stabilisasi harga di pasar.

“Dan alhamdulillah harga ikan naik, harga telurnya stabil,” ucapnya.

Tak hanya itu, BGN kata Dadan, juga memanfaatkan momentum saat harga komoditas tertentu turun. Ketika harga kentang melemah, BGN justru mendorong peningkatan konsumsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Demikian juga ketika harga kentang turun, kami meminta kepada seluruh SPPG minimal masak kentang sekali dalam seminggu,” ujar Dadan.

Ia menjelaskan, kebutuhan kentang dalam satu kali masak di satu SPPG mencapai 200 kilogram. Jika dilakukan secara masif, permintaan akan meningkat dan berdampak pada harga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral