Banjir Jakarta Malin Meluas, BPBD: 14 RT dan 18 Ruas Jalan Terendam
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Banjir Jakarta makin meluas pada Kamis (22/1/2026) siang.
Hujan deras yang tak kunjung reda membuat jumlah wilayah terdampak genangan terus bertambah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, banjir masih merendam permukiman warga dan ruas-ruas jalan utama di Ibu Kota.
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 13.00 WIB, sebanyak 14 rukun tetangga (RT) dan 18 ruas jalan di Jakarta masih tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.
“Update siang ini terdapat 12 RT dan 17 ruas jalan yang masih tergenang dengan ketinggian bervariasi,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Kamis (22/1/2026)
Yohan mengungkapkan, seluruh kawasan permukiman yang terdampak banjir berada di wilayah Jakarta Barat. Genangan terpantau di tiga kelurahan, yakni Kapuk, Kedaung Kali Angke, dan Rawa Buaya.
Di Kelurahan Kapuk, satu RT terendam air setinggi sekitar 30 sentimeter. Sementara itu, kondisi terparah terjadi di Kelurahan Kedaung Kali Angke, di mana delapan RT terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 45 hingga 50 sentimeter.
Adapun di Kelurahan Rawa Buaya, genangan merendam tiga RT dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.
"Seluruh genangan tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan," ucap Yohan.
Tak hanya mengganggu permukiman warga, banjir juga melumpuhkan mobilitas di sejumlah titik.
BPBD mencatat sedikitnya 18 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Jakarta Pusat masih terendam air.
Beberapa ruas jalan dengan genangan tertinggi berada di Jalan Gaya Motor 2, Jakarta Utara, serta Jalan Pondok Karya Kompleks, Jakarta Selatan. Di dua lokasi tersebut, ketinggian air dilaporkan mencapai 50 sentimeter.
"Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi," kata Yohan.
Meski banjir masih meluas, BPBD mencatat ada wilayah yang mulai menunjukkan perkembangan positif. Kelurahan Sukabumi Selatan, yang sebelumnya terdampak genangan, kini telah dinyatakan surut.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel ke lapangan dan melakukan koordinasi lintas instansi.
Upaya dilakukan mulai dari pemantauan, penyedotan air, hingga memastikan sistem drainase berfungsi optimal.
Load more