News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan Rusak, Kades di Jawa Tengah Mandi di Air Kubangan: Mau Berangkat Kerja Malah Kepeleset, Adus Sekalian

Video Kepala Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Sunarso mandi di air kubangan jalan yang rusak viral di media sosial.
Rabu, 21 Januari 2026 - 08:37 WIB
Kades Ngepringan, Jenar, Sragen, Jawa Tengah saat mandi lumpur di jalan rusak
Sumber :
  • Tim tvOne - Mahfira Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Video Kepala Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Sunarso mandi di air kubangan jalan yang rusak viral di media sosial.

Dia melakukan aksi itu secara spontan sekaligus protes karena jalanan di wilayah tersebut tidak tersentuh pembangunan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alhasil, ada banyak kubangan sehingga akan terisi air apabila hujan turun. 

Dari video yang dilihat, tampak Sunarso membasahi tubuhnya yang berbalut seragam dinas kepala desa. Air di kubangan itu tampak kecokelatan karena bercampur lumpur. 

"Sebenarnya saya tidak sengaja protes, tapi ini tadi mau berangkat kerja malah kepeleset di situ. Malah adus sekalian. Tidak ada rencana sepintas sekalian," ujarnya, Selasa (20/1/2026). ‎

Sunarso menyebut hampir 8 tahun atau sejak tahun 2019 jalan itu rusak.

Sebagai perwakilan, dia menyebut warga berharap ada perbaikan jalan karena pernah ada spanduk “jalan ini dalam proses lelang dan siap dibangun pada 2025”. 

Akan tetapi, kata dia, hingga awal tahun 2026 jalan tersebut tidak kunjung dibangun. ‎

Bukan hanya dia saja yang kepeleset, Sunarso mengatakan tidak sedikit anak sekolah yang terjatuh karena melewati tersebut. 

Bahkan, menurut dia, anak-anak sekolah lebih memilih tidak pakai sepatu agar tidak terkena lumpur. Terlebih lagi jalan tersebut berdekatan dengan sekolah.

Selain manusia yang terjatuh, mobil-mobil yang melintas juga banyak yang tersangkut di jalan tersebut.

Jalan yang mengalami kerusakan sepanjang 6 kilometer itu juga merupakan jalan kabupaten dan penghubung antara Desa Mlale dan Desa Ngepringan. 

Menurut Sunarso, dari pembangunan aspal 24 tahun lalu sudah tidak tersisa aspal sedikitpun. ‎

"Kalau pembangunan terakhir jalan DPU itu 24 tahun lalu diaspal. Sekarang sudah habis. Itu akses vital. Tidak ada jalan lain. Akses kesehatan, anak sekolah, ke pasar satu-satunya ya itu. Warga sini seperti terisolir," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berharap jalan tersebut menjadi perhatian dan segera dibangun.

‎"Mudah-mudahan diperhatikan segera diperbaiki jalannya. Tidak perlu bagus banget yang penting rata bisa dilewati tidak becek," harapnya. (uti/buz/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral