Tangkap Pelaku Penusukan di Kemang, Polisi Ungkap Pelaku Upaya Melarikan Diri
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial HW dan TM, pelaku penusukan pengendara mobil yang berujung meninggal dunia di Jalan Raya Kemang, Mampang Prapatan, depan McDonald’s Kemang, pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Kapolsek Mampang, Kompol Wahid Key mengatakan, kedua pelaku ditangkap saat hendak melarikan diri. Sebab, keduanya tau telah viral di media sosial.
“Berbekal identitas para pelaku, polisi mencari keberadaan pelaku yang berusaha menghilangkan jejak karena tau video kejadiannya viral di medsos,” kata Wahid, kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).
Sementara itu Wahid Key menerangkan, kedua pelaku sempat berpindah-pindah lokasi menghindari kejaran polisi, mulai dari Depok hingga ke Surabaya.
“Para pelaku menghindari kejaran polisi dengan berpindah-pindah kota dari Deok, Tangerang, Jakarta, sampai Surabaya, bahkan ingin kabur ke wilayah Indonesia Timir melalui kapal laut,” jelas Wahid.
Kemudian akhienya jajaran Polsek Mampang dibantu jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menangkap kedua pelaku di Gapura Surya, Surabaya, pada Jumat (9/1/2026).
Untuk diketahui, Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di Jakarta Selatan. Seorang pengendara mobil menjadi korban pemukulan dan penusukan brutal di Jalan Raya Kemang, Mampang Prapatan, tepatnya di depan McDonald’s Kemang, pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Korban akhirnya meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif selama lima hari di ICU RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kapolsek Mampang, Kompol Wahid Key menjelaskan, peristiwa bermula dari perselisihan antara pengendara roda dua dan roda empat yang diduga dipicu senggolan di jalan.
“Yang pasti perselisihan antara pengendara motor dan pengendara roda empat. Si korban ini roda empat. Pelaku ini roda dua. Terjadi perselisihan tuh di antara mereka,” kata Wahid, Minggu (4/1/2026).
Wahid menyebut, dugaan awal perselisihan dipicu insiden di jalan.
“Ya dugaan sementara seperti itu, senggolan di jalan. Dari pihak pengemudi roda empat ini tidak terima,” ujarnya.(ars/raa)
Load more