News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisioner KPU Pasaman Barat Dorong Pendidikan Politik untuk Perkuat Demokrasi Lokal

Komisioner KPU Pasaman Barat Akbar Riyadi dorong pendidikan politik berkelanjutan untuk perkuat kesadaran warga dan kualitas demokrasi lokal.
Selasa, 6 Januari 2026 - 14:13 WIB
Komisioner KPU Pasaman Barat Dorong Pendidikan Politik untuk Perkuat Demokrasi Lokal
Sumber :
  • Istimewa

Pasaman Barat, tvOnenews.com — Demokrasi tidak berhenti pada hari pemungutan suara. Prosesnya jauh lebih panjang dan ditentukan oleh tingkat kesadaran masyarakat dalam memahami hak, kewajiban, serta pilihan politiknya. Kesadaran inilah yang terus diperkuat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat melalui kegiatan pendidikan politik yang digelar bagi berbagai lapisan masyarakat.

Komisioner KPU Pasaman Barat, Akbar Riyadi, menegaskan bahwa pendidikan politik merupakan fondasi utama untuk menciptakan demokrasi yang berkualitas dan berintegritas. Menurutnya, pemilih yang cerdas dan kritis tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses edukasi yang berkelanjutan dan menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan pendidikan politik tersebut menyasar sejumlah kelompok strategis, di antaranya pemilih pemula, tokoh masyarakat, serta kalangan pemuda. Penentuan sasaran ini dinilai penting karena kelompok-kelompok tersebut memiliki peran besar dalam membentuk iklim demokrasi lokal, baik sebagai pemilih aktif maupun sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Dalam pemaparannya, Akbar menjelaskan bahwa partisipasi politik tidak boleh dimaknai secara sempit sebagai kehadiran di bilik suara semata. Demokrasi yang sehat menuntut keterlibatan warga negara yang memahami tahapan pemilu, mampu menilai informasi politik secara rasional, serta berani menentukan pilihan tanpa tekanan, intimidasi, maupun praktik politik uang.

“Pendidikan politik bukan kegiatan seremonial. Ini adalah proses panjang yang harus dilakukan secara konsisten agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks, politik uang, maupun narasi manipulatif yang dapat merusak demokrasi,” ujar Akbar.

Ia juga menyoroti tantangan demokrasi di era digital yang semakin kompleks. Kemudahan akses informasi di satu sisi membuka ruang partisipasi yang luas, namun di sisi lain berpotensi menyesatkan jika tidak diimbangi dengan literasi politik dan literasi digital yang memadai. Penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, dan propaganda politik menjadi ancaman nyata yang dapat memengaruhi pilihan masyarakat.

Menurut Akbar, pendidikan politik berperan sebagai benteng awal untuk membangun daya kritis masyarakat. Warga didorong agar tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi mampu memverifikasi, menganalisis, dan menyikapi setiap informasi politik secara objektif dan bertanggung jawab.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral