GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dosen Tata Negara UGM Diteror Oknum Ngaku Anggota Polresta Yogyakarta, Tulis Pesan Ini untuk Pelaku

Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar mengaku menjadi korban teror dari oknum anggota Polresta Yogyakarta.
Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:00 WIB
Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar
Sumber :
  • Instagram @zainalarifinmochtar

Yogyakarta, tvOnenews.com - Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar mengaku menjadi korban teror dari oknum tak dikenal yang mengaku sebagai anggota Polresta Yogyakarta.

Teror tersebut dilakukan melalui sambungan telepon disertai klaim kewenangan sebagai aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zainal yang merupakan salah seorang ahli hukum di Film Dokumenter Dirty Vote menceritakan teror yang dialaminya melalui akun Instagram pribadinya @zainalarifinmochtar pada Jumat (2/1/2026).

Zainal Arifin Mochtar seorang Pakar Tata Hukum Negara saat mengisi film documenter Dirty Vote.
Zainal Arifin Mochtar seorang Pakar Tata Hukum Negara saat mengisi film documenter Dirty Vote.
Sumber :
  • YouTube Dirty Vote

Dalam postingan tersebut, dia mengaku telah dihubungi oleh nomor +6283 817941429. Pemilik nomor tersebut mengaku dari Polresta Yogyakarta. 

Menurutnya, suara si penelpon ketika menghubungi diberat-beratkan supaya kelihatan punya otoritas.

"Baru saja masuk telepon ini, ngaku dari Polresta Yogyakarta meminta segera menghadap dan membawa KTP. Jika tidak, akan segera dilakukan penangkapan," tulis Uceng, sapaan akrab Zainal Arifin di Instagramnya dikutip, Sabtu (3/1/2026).

Uceng juga mengaku, sudah dua kali mendapat tindakan serupa. Akan tetapi, ia tidak menghiraukan karena menurutnya masuk dalam tindak pidana penipuan.

"Saya hanya ketawa dan matiin hape lalu lanjut ngetik. Well, siapapun tau yang kayak beginian adalah penipuan dan gak jelas. Tololnya dia bisa menelpon berkali-kali," ucapnya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Uceng pun turut memberikan pesan keras bagi si penipu. Ia menyayangkan, aksi penipuan dengan menggunakan modus tersebut terlalu diberi ruang bebas di Indonesia. 

"Nyaris nda pernah ada yang dikejar dengan serius. Data kita diperjual berlikan dan berbagai tindakan scam lainnya. Kepada para penipu, jangan jualan polisi untuk ngancam dan nakutin orang-orang tertentu, gak akan ngefek," tegas Uceng.

Polresta Yogyakarta buka suara seusai namanya dicatut peneror dosen Tata Negara Fakultas Hukum UGM tersebut.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi memastikan, nomor yang digunakan untuk menghubungi tersebut bukan milik instansi mereka.

"Kami bisa memastikan nomor yang tertulis di unggahan tersebut bukan milik anggota Polresta Yogyakarta," katanya.

Polresta Yogyakarta turut bersimpati atas hal tak mengenakkan yang menimpa dosen Dosen Tata Negara Fakultas Hukum UGM. 

Iptu Gandung pun memastikan seluruh kinerja dari kepolisian sepenuhnya didasarkan pada hukum, aturan yang berlaku dan profesionalitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian ini, ia mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak mudah percaya saat menerima telepon dari seseorang yang mengatasnamakan institusi negara.

"Alangkah baiknya dilakukan pengecekan kebenarannya terlebih dulu," ucap Iptu Gandung. (scp/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral