News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Utang Rp1 Juta Berujung Maut, Adik Bunuh Kakak Kandung di Makassar dengan Badik

Utang Rp1 juta memicu pembunuhan sadis di Makassar. Seorang adik tega menikam kakak kandungnya dengan badik hingga tewas.
Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:35 WIB
Ilustrasi pembunuhan.
Sumber :
  • Antara

Makassar, tvOnenews.com — Perselisihan keluarga berakhir tragis di Kota Makassar. Seorang pemuda berinisial Arif (22) tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri, Tomo (30), hanya karena persoalan utang senilai Rp1 juta. Peristiwa berdarah itu terjadi di sebuah lahan kosong di Jalan Opu Daeng Risadju (eks Cenderawasih), Kecamatan Mamajang, Jumat (3/1/2026).

Aparat Polsek Mamajang bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. Dalam waktu kurang dari satu jam setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan di rumahnya yang berlokasi tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Mamajang, Kompol Mustari, menjelaskan korban meninggal dunia akibat sejumlah luka tusukan senjata tajam jenis badik yang digunakan pelaku saat keduanya terlibat duel.

“Korban mengalami empat luka tusukan. Satu tusukan di bagian kanan tulang rusuk, dua tusukan di siku, dan satu tusukan di bagian luar siku tangan,” ujar Mustari kepada wartawan, Jumat malam.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan dipicu oleh persoalan utang. Pelaku disebut menagih uang sebesar Rp1 juta kepada korban, namun tidak kunjung dibayarkan. Cekcok mulut pun tak terhindarkan hingga berujung pada aksi penganiayaan fatal.

Peristiwa bermula saat Arif dan Tomo terlibat adu mulut di lokasi kejadian. Emosi pelaku memuncak setelah permintaannya ditolak, hingga akhirnya ia mengeluarkan badik dan menikam korban secara membabi buta. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong.

“Korban tiba di rumah sakit dalam kondisi sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

  • Sebilah badik yang diduga digunakan untuk menikam korban

  • Sepasang sandal milik pelaku dan korban

Kanit Reskrim Polsek Mamajang, AKP Alim Bahri, mengungkapkan bahwa konflik antara kedua bersaudara ini bukan pertama kali terjadi. Beberapa hari sebelum kejadian, mereka sempat terlibat perkelahian dengan persoalan yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang sudah sering cekcok. Hari ini puncaknya sampai terjadi penikaman. Kami sudah memeriksa beberapa saksi dan mengamankan barang bukti di TKP,” kata Alim Bahri.

Sejumlah saksi mata turut menguatkan kronologi tersebut. Salah satunya, Yunus Rezki, mengatakan pertengkaran dipicu oleh permintaan uang pelaku yang rencananya digunakan untuk memperbaiki mobil sewaan yang rusak usai perjalanan dari Kabupaten Bulukumba.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT