News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikenal Baik dan Taat Beragama, Sang Ibu Tak Menyangka ‘Si Bungsu’ Tega Habisi Nyawa Kakaknya Sendiri di Kelapa Gading

Kasus pembunuhan yang melibatkan keluarga kembali terjadi, seorang adik diduga menjadi pelaku pembunuhan atas kakaknya sendiri di wilayah Kelapa Gading, Jakarta
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:38 WIB
Kondisi rumah adik bunuh kakak di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (24/2/2026)
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan yang melibatkan keluarga kembali terjadi, seorang adik diduga menjadi pelaku pembunuhan atas kakaknya sendiri.

Tragedi ini terjadi di rumahnya yang terletak di jalan Puskesmas, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, pada Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku yang masih dibawah umur berinisial MAH (16) memukul kakak, MAE (22) dengan menggunakan palu tepat di kepala korban.

Kakak beradik ini sempat terlibat pertengkaran yang dipicu masalah sepele, hal ini diduga menjadi pemantik emosi.

Adiknya, MAH disebut merasa kesal karena kakaknya kerap meletakkan barang-barang pribadi di kamarnya.

Saat kasus pembunuhan ini terdengar, muncul anggapan bahwa sang adik diduga membunuh kakaknya karena adanya rasa kecemburuan.

Mendengar isu tersebut, ibu dari kedua kakak beradik ini, Nurul Arifah menepis anggapan itu. Justru menurutnya, ia merasa lebih dekat dengan adiknya.

“(kecemburuan adik terhadap kakak) Itu tidak benar, justru kalau menurut saya sendiri malah saya cenderung ke adiknya,” ungkap Nurul Arifah saat diwawancarai tim tvOne, pada Kamis (26/2/2026).

Nurul Arifah, Ibu dari kakak beradik kasus pembunuhan di Kelapa Gading
Nurul Arifah, Ibu dari kakak beradik kasus pembunuhan di Kelapa Gading
Sumber :
  • tim tvOne - Kabar Siang

Nurul menilai bahwa MAH merupakan anak yang baik dan taat beragama, seperti rajin shalat hingga mengikuti majelis taklim.

“Anaknya baik. Pelaku ataupun adiknya ini anak baik. Rajin shalat, rajin mengaji, rajin ke majelis taklim, rajin shalat lima waktu di masjid,” ujarnya.

Namun, ibu dari kedua saudara tersebut mengungkapkan insiden ini dimungkinkan terjadi karena kekesalan dan sakit hati terhadap ayahnya yang membuat emosi yang tidak terkendali.

“Mungkin dalam keadaan lapar dan kekesalannya sakit hati dengan ayahnya menyebabkan emosi tidak terkendali,” jelas Nurul.

“Kemudian yang ada di depannya, seperti kakaknya dan ibunya sering kena imbasnya,” sambungnya.

Sebelumnya, Nurul mengatakan keluarganya tengah menghadapi masalah dalam beberapa tahun kebelakang. 

Pasalnya, ayah kedua saudara itu kini meninggalkan rumah karena selingkuh dan menikah siri dengan perempuan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini yang menyebabkan emosi dari kakak beradik ini semakin tidak terkendali.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral