GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Tinggi Tak Jadi Penghalang, Vespa Matic Bekas Tetap Punya Pasar Sendiri

Di pasar motor bekas, Vespa matic menempati posisi yang cukup unik.
Rabu, 17 Desember 2025 - 11:53 WIB
ILUSTRASI - Vespa
Sumber :
  • Freepik-d3images

Jakarta, tvOnenews.com - Di pasar motor bekas, Vespa matic menempati posisi yang cukup unik. Saat banyak skuter lain mengalami penurunan harga signifikan seiring usia pakai, Vespa justru cenderung mempertahankan banderolnya. Bahkan, pada beberapa model, harga jual bekas masih tergolong tinggi dan stabil.

Kondisi ini terlihat dari banyaknya unit vespa matic bekas yang masih aktif ditawarkan di pasar daring. Variasinya pun luas, mulai dari model bermesin 125 cc hingga 150 cc, dengan kondisi dan tahun produksi yang beragam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rentang Harga yang Lebar, Tapi Konsisten

Di pasar motor bekas, Vespa matic dikenal memiliki rentang harga yang cukup lebar. Unit produksi lama dengan kondisi standar masih ditawarkan di kisaran puluhan juta rupiah, sementara model yang lebih muda atau varian tertentu bisa dipasarkan dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Menariknya, meski banderolnya tidak murah, minat terhadap Vespa matic bekas tetap terjaga. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Vespa tidak semata-mata mengejar harga murah, melainkan mempertimbangkan nilai lain yang ditawarkan motor ini.

Tak heran jika harga vespa matic bekas sering kali berada di atas skuter matik lain di kelas yang sama.

Desain Unibody dan Citra Premium

Salah satu alasan utama Vespa matic tetap diminati adalah desain unibody khas Vespa yang menggunakan bodi baja menyatu dengan rangka. Pendekatan ini memberi kesan kokoh sekaligus elegan, berbeda dari kebanyakan skuter lain yang mengandalkan rangka tabung dan bodi plastik.

Desain Vespa juga dikenal tidak mudah ketinggalan zaman. Siluetnya konsisten dari generasi ke generasi, sehingga unit bekas pun masih terlihat relevan dan “pantas dipakai” tanpa kesan usang.

Selain itu, Vespa matic membawa citra premium dan prestise tersendiri. Bagi sebagian pemilik, motor ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga simbol gaya hidup dan identitas.

Nilai Emosional dan Komunitas

Faktor emosional turut memengaruhi tingginya minat terhadap Vespa matic bekas. Vespa memiliki sejarah panjang dan basis penggemar yang loyal. Komunitas pengguna Vespa yang aktif membuat kepemilikan motor ini terasa lebih personal dan bernilai.

Keberadaan komunitas juga membantu pemilik motor bekas dalam hal perawatan, berbagi pengalaman, hingga rekomendasi bengkel dan suku cadang.

Pertimbangan Sebelum Membeli

Meski memiliki banyak kelebihan, calon pembeli tetap perlu cermat. Kondisi bodi baja, sistem CVT, serta riwayat perawatan harus diperiksa dengan teliti. Vespa matic bekas yang dirawat dengan baik umumnya masih nyaman digunakan, namun unit yang kurang terawat bisa memerlukan biaya tambahan.

Membandingkan beberapa unit dengan kisaran harga berbeda akan membantu calon pembeli mendapatkan gambaran nilai pasar yang lebih realistis sebelum memutuskan transaksi.

Tetap Jadi Pilihan di Segmen Motor Bekas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, Vespa matic bekas tetap diminati karena menawarkan kombinasi desain ikonik, citra premium, dan nilai jangka panjang. Meski harganya tidak murah, banyak konsumen menilai apa yang didapat sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Selama kondisi motor sesuai dan harga masuk akal, Vespa matic bekas masih menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan skuter dengan karakter kuat dan daya tarik yang bertahan lama.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral